Minggu, 14/04/2024 - 04:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Cegah Thrifting, Pengawasan di Pintu Masuk Indonesia Ditingkatkan

ADVERTISEMENTS

Petugas dari Kementerian Perdagangan menunjukkan barang bukti pakaian bekas impor sebelum dimusnahkan di kawasan pergudangan Jaya Park, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (20/3/2023).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 JAKARTA — Plt Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito mengatakan, larangan impor pakaian bekas sudah sejak lama diatur oleh pemerintah. Oleh karena itu, saat ini yang dilakukan oleh kementerian/lembaga adalah meningkatkan pengawasan di setiap pintu masuk negara mengingat kondisi geografis Indonesia merupakan negara kepulauan.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

“Aturan impor pakaian bekas sudah diatur di Permendag Nomor 18 Tahun 2021. Pemerintah sedang berusaha konsolidasi internal untuk (penanganan) impor ilegal karena negara kita kepulauan bisa masuk dari banyak pintu masuk,” ujarnya kepada Republika, Senin (20/3/2023).

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

Saat ini, pemerintah sedang melakukan konsolidasi internal terkait data dan fakta sebenarnya di lapangan. Setelah itu, barulah membuat kebijakan yang adil sesuai data dan fakta.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Penetrasi Masih Rendah, AXA Mandiri Sasar Peluang Besar Asuransi Syariah

“Sinkronisasi data dulu. Lihat kalau perlu sensus kenyataan di lapangan. Terakhir baru pengawasan. Baru konsolidasi masyarakat mengedukasi masyarakat dengan membeli produk yang legal,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Produk yang legal, lanjut Warsito, sebenarnya bisa berasal dari dalam mapun luar negeri. Pengusaha dalam negeri juga dapat berpacu untuk memproduksi barang dan meningkatkan kualitasnya.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

“Ada tadi saran dari pengamat saya dengar, pakaian bekas impor tidak apa-apa masuk, tapi dikenakan pajak 300 persen. Jadi pengusaha kita pun bisa lebih produktif dan mandiri bertahan dan melawan siapa pun yang masuk ke pasar kita (Indonesia),” tuturnya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Edukasi kepada masyarakat, lanjut Warsito, juga harus terus ditingkatkan. Salah satunya adalah mengkampanyekan bangga memakai dan mencintai produk dalam negeri.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%
Berita Lainnya:
Bulog Targetkan 250 Ribu Ton Beras SPHP Terdistribusi Hingga Lebaran

“Sebenarnya PR saat ini adalah menanamkan bagaimana konsumen kami untuk cinta dan pakai produk dalam negeri. Sebagai contoh di luar negeri itu Jepang. Produk mereka kan dari Jepang untuk Jepang,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Larangan thrifting pakaian impor telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Pada Pasal 2 Ayat 3 tertulis, barang dilarang impor, salah satunya adalah berupa kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi