Senin, 27/05/2024 - 22:09 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Bagaimana Implikasi Mata Uang BRICS?

MOSKOW — Negara-negara BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan mempertimbangkan untuk membuat mata uang baru untuk memfasilitasi perdagangan. Perjanjian keuangan baru paling cepat berlangsung pada Agustus, ketika negara-negara tersebut bertemu dalam pertemuan puncak tahunan di Afrika Selatan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Sumber telah mengungkapkan bahwa Rusia berada di balik gagasan mata uang BRICS tersebut. Karena Rusia telah menghadapi sanksi ekonomi dari Barat atas invasinya ke Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Wakil Ketua Duma Negara Rusia, Alexander Babakov menyoroti fakta bahwa Rusia dan India sama-sama akan mendapat manfaat dari penciptaan mata uang bersama yang dapat digunakan untuk pembayaran. Dia menyebut langkah ini sebagai rute yang paling layak untuk diambil saat ini.  

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
AS Tolak Komentari Permintaan Senjata Nuklir dari Polandia

“New Delhi, Moskow harus melembagakan asosiasi ekonomi baru dengan mata uang bersama yang baru, yang bisa berupa rubel digital atau rupee India,” kata Babakov, dilaporkan First Post, Selasa (4/4/2023).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

 

Babakov mencatat, Cina juga akan memainkan peran penting dalam pengembangan mata uang bersama karena akan menambah 1,4 miliar peserta tambahan ke dalam sistem. Dia mengatakan, New Delhi, Beijing, dan Moskow adalah negara-negara yang sekarang melembagakan dunia multipolar yang didukung oleh mayoritas pemerintah.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Komposisinya harus didasarkan pada induksi ikatan moneter baru yang ditetapkan pada strategi yang tidak membela dolar AS atau euro, melainkan membentuk mata uang baru yang kompeten untuk menguntungkan tujuan bersama kita,” ujar Babakov.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Kunjungan Xi Jinping ke Eropa dalam Lima Tahun Terakhir, Apa Agendanya? 

Brasil sudah mulai menerima penyelesaian perdagangan dan investasi dalam yuan. Sementara India dan Rusia memiliki mekanisme Rupee-Rouble untuk perdagangan. Mereka membayar transaksi perdagangan dalam rupee, bukan dolar atau euro. Ini menunjukkan bahwa negara-negara BRICS berniat mengubah sistem yang didominasi dolar, yang pada akhirnya akan mengarah pada de-dolarisasi di seluruh dunia.

ADVERTISEMENTS

Jika negara-negara BRICS melanjutkan rencana membentuk mata uang baru, maka itu dapat membantu menstabilkan ekonomi mereka. Sementara bagi seorang investor di negara-negara BRICS, mata uang baru dapat membuat kepercayaan konsumen meningkat. Hal ini akan mengarah pada peningkatan pengeluaran dan pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi