Minggu, 25/02/2024 - 10:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

30 WNI Korban TPPO Berhasil Dipulangkan dari Vietnam

ADVERTISEMENT

Perdagangan manusia/ilustrasi. Sebanyak 30 warga negara Indonesia (WNI) yang terindikasi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berhasil dipulangkan dari Ho Chi Minh City, Vietnam. Mereka telah kembali ke keluarganya masing-masing di Tanah Air pada Senin (10/4/2023).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 JAKARTA – Sebanyak 30 warga negara Indonesia (WNI) yang terindikasi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berhasil dipulangkan dari Ho Chi Minh City, Vietnam. Mereka telah kembali ke keluarganya masing-masing di Tanah Air pada Senin (10/4/2023).

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City mengungkapkan, 30 WNI yang berhasil dipulangkan terdiri dari 29 laki-laki dan seorang perempuan. Mereka direkrut dengan iming-iming pekejaan di luar negeri dengan gaji besar.

ADVERTISEMENT

“Namun demikian, pada kenyataannya, mereka diminta menjalani pekerjaan yang melanggar hukum, yakni dilatih melakukan penipuan berkedok call center atas nama kantor atau lembaga yang ada di Indonesia,” ungkap KJRI Ho Chi Minh City dalam keterangannya, Rabu (12/4/2023).

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Hubungi Prabowo, PM Australia Berharap Bisa Bekerja dengan Presiden Baru Indonesia

Ke-30 WNI itu serempak kabur dari tempat penampungannya dan mendatangi KJRI Ho Chi Minh City pada 12 Maret lalu. Tak satu pun dari mereka yang memiliki paspor maupun ponsel. Sebab sejak tiba di Ho Chi Minh City, paspor dan telepon genggam milik ke-30 WNI disita oleh anggota sindikat penipuan terkait. Para WNI pun dilarang meninggalkan tempat penampungan.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

 

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Merespons kondisi ini, Perwakilan RI di Vietnam dengan dukungan penuh dari otoritas pusat, yaitu Direktorat Perlindungan WNI dan Bareskrim Polri telah berhasil melakukan penanganan untuk memastikan ke-30 WNI korban TPPO dapat dipulangkan dengan selamat untuk bisa bertemu dengan pihak keluarga,” kata KJRI Ho Chi Minh City.

Menurut KJRI Ho Chi Minh City, otoritas Vietnam juga bergerak cepat untuk menangkap para pelaku sindikat yang merekrut 30 WNI tersebut. “Berdasarkan informasi otoritas setempat, kasus ini merupakan kasus pertama yang melibatkan korban WNI dengan jumlah besar di Vietnam,” katanya.

Berita Lainnya:
Apakah Sanksi Amerika Serikat terhadap Pemukim Yahudi Berdampak? 

Setelah proses verifikasi dokumen dan izin dari otoritas Vietnam diperoleh, ke-30 WNI dipulangkan pada 2 April lalu. Semua biaya pemulangan ditanggung pemeintah. Ketika tiba di Indonesia, para WNI terlebih dulu menjalani proses rehabilitasi dan psikokonseling di Rumah Pemulihan Trauma Centre di Bambu Apus, Jakarta Timur. Pada 10 April, mereka kembali ke rumah keluarganya masing-masing.

“Kepulangan 30 WNI kembali ke Tanah Air berkat kerja sama yang cepat dan efektif dari perwakilan RI di Vietnam dengan otoritas pusat, yakni Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri dan Bareskrim Polri, serta otoritas terkait di Vietnam,” kata KJRI Ho Chi Minh City dalam keterangannya.

Sudah Beralih ke Motor Listrik? Merek Apa yang Sudah Nangkring di Garasi Kamu?

Suka Pakai Aplikasi Paylater? Favorit Kamu yang Mana?

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi