Senin, 27/05/2024 - 03:42 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Harga Telur Ayam di Lampung Masih Merangkak Naik

 BANDAR LAMPUNG – Kenaikan harga telur ayam di pasar tradisional Kota Bandar Lampung, Lampung terus melejit, dalam sepekan terakhir. Harga telur ayam telah mencapai Rp 30 ribu per kg pada Kamis (18/5/2023). Kenaikan dipicu harga pakan ayam yang mahal.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Penjual telur ayam di Pasar Rakyat Wayhalim telah memasang harga baru dari Rp 29 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg. Sedangkan untuk pembelian eceran, harga telur ayam Rp 16.500 sampai Rp 17 ribu per setengah kilogram.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Kalau beli satu kilogram Rp 30 ribu, beli setengah kilogram Rp 16.500, kalau beli eceran atau satuan Rp 2.500,” ujar Ningsih (48 tahun), penjual telur ayam di Pasar Wayhalim, Bandar Lampung, Kamis (18/5/2023).

Menurut dia, selama sepekan terakhir, kenaikan harga telur ayam sudah terjadi tiga kali mulai Rp 27 ribu per kg. Kenaikan harga ini dikarenakan agen telur telah menaikkan harga jual menjadi Rp 28.500 per kg.

Berita Lainnya:
Penggunaan Aplikasi JMO Terus Disosialisasikan ke Peserta

Ia memprediksi kenaikan harga telur ayam akan terus terjadi sampai menembus harga Rp 31 ribu per kg. Hal dikarenakan para peternak ayam masih kesulitan untuk menutup biaya pembelian pakan ternak, yang belum juga turun.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Sedangkan, penjual telur di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung juga menjual dengan harga Rp 29 ribu sampai Rp 29.500 per kg. Pasar yang dikenal murah di Kota Bandar Lampung tersebut, menjadi acuan bagi pedagang pengecer untuk menentukan harganya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Di Pasar Gintung telur ayam sudah Rp 29 ribu per kg, kami pengecer jual telur ayam Rp 30 ribu per kg,” kata Mulyanto (52 tahun), penjual sayur keliling di Bandar Lampung.

Berita Lainnya:
Bantuan Pangan Beras Tahap Pertama Capai 98,08 Persen

Saat ini, ujar dia, harga sayur mayur seperti cabai, bawang, kentang, dan tomat masih normal, belum ada kenaikan pascalebaran Idul Fitri lalu.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

Peternak ayam di Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, masih mengeluhkan mahalnya harga pakan ternak ayam dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya biaya pakan, menyebabkan peternak ayam potong dan ayam petelur menaikkan harga jual.

“Kalau tidak naik, baik ayam potong maupun telur ayam, modalnya tidak tertutup dengan biaya pakan,” kata Iksan, pemasok telur ayam dari Gading Rejo, Pringsewu.

Menurut dia, selaku agen sangat bergantung dengan harga beli telur ayam dari peternak langsung. Jika peternak langsung menaikkan harga, agen pun ikut menaikan harga kepada pengecer.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi