Selasa, 27/02/2024 - 01:13 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Penetapan Johnny G Plate Sebagai Tersangka Dinilai tidak Ada Unsur Politik

ADVERTISEMENT

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 JAKARTA — Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Suparji Ahmad, menilai penetapan tersangka Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah sesuai dengan mekanisme hukum. Dia memastikan bahwa penetapan Johnny G Plate sebagai tersangka tidak ada unsur politik.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Kejagung tentunya bekerja sesuai mekanisme hukum bukan mekanisme politik,” ujar Suparji saat dihubungi melalui pesan singkat, Ahad (21/5).

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
BKKP Layani Vaksinasi Meningitis untuk Jamaah Haji dan Umroh

Selain itu, menurut Suparji, Kejagung dapat dipastikan memiliki alat bukti yang menunjukkan keterlibatan seseorang dalam suatu perkara sehingga statusnya meningkat menjadi tersangka. Disamping itu juga, kata dia, sangat beresiko bagi Korps Adhyaksa jika penetapan tersangka Sekretaris Jenderal Partai Nasdem tersebut bermuatan unsur politik. 

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

“Proses hukum tersebut berdasarkan alat bukti dan fakta-fakta setelah melalui penyelidikan dan penyidikan,” tegas Suparji.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Sebelumnya Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku sedih dengan penetapan tersangka Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Menurutnya, ditetapkannya Johnny G Plate sebagai tersangka merupakan bagian dari proses hukum yang mesti dilalui. Dia berprinsip agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
KAI Commuter Minta Maaf Atas Gangguan KRL di Stasiun Cikini

“Atas sikap Nasdem jelas tidak berbeda. Kami ingin terus menegakkan prinsip-prinsip hukum yang berkeadilan untuk terua dari waktu ke waktu. Kita berikan kehormatan sebagaimana mestinya apalagi peran institusi partai politik harus berada di garda terdepan untuk memberikan kontribusinya dalam proses politik yang berarti dan mengedepankan profesionalisme dan moralitas,” kata Surya Paloh. 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi