Kamis, 25/04/2024 - 15:59 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Masih Banyak Impor, Mentan Siapkan Lahan Tanam Kedelai 10 Ribu Hektare

ADVERTISEMENTS

BANDAR LAMPUNG – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pemerintah akan menyiapkan lahan tanam kedelai seluas 10 ribu hektare untuk mendukung ketersediaan pasokan kedelai dalam negeri. Menurut dia, gerakan tanam kedelai di Indonesia harus terus digalakkan agar ketersediaan kedelai bagi pelaku ekonomi dapat terpenuhi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

“Gerakan tanam kedelai harus terus digairahkan kembali sehingga ketersediaan kedelai melimpah dan harganya murah, dan dapat menekan impor kedelai,” kata Syahrul dalam kunjungan kerjanya ke Lampung, Jumat (2/6/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Menurut dia, Lampung harus menjadi contoh provinsi lain dalam pertanaman kedelai. Ia berharap ke depan petani kedelai dapat mandiri dalam mengolah lahan tanam kedelainya dan menjadi bahan pokok pembuatan tempe, tahu, serta kecap. “Lampung sebagai lokomotif pangan di Indonesia,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
KPK Buka Peluang Periksa Keluarga SYL Terkait TPPU

Ketua Komisi IV DPR Sudin mengatakan, Pemprov Lampung perlu lebih meningkatkan produktivitas pertanian dan juga agar hasil pertanian tersebut tidak dibeli dengan harga murah di tingkat petani.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

“Saya ingatkan Pak Gubernur (Gubernur Lampung Arinal Djunaidi) agar jangan hanya tagline saja, tapi ini awal dari tanam kedelai yang produktif di Lampung. Bila harganya dibeli dengan harga murah saya komplain,” kata Sudin.

Sudin mengatakan, akan rapat dengan Badan Pangan Nasional sebagai penyanggah pangan nasional terkait dengan produktivitas pertanian. Dia juga akan mendiskusikan hasil kedelai yang telah disubsidi karena petani tidak akan menanam kedelai kalau tidak disubsidi.

Menurut dia, dengan mengutip pernyataan Rektor IPB Arif Satria, petani tidak akan menanam kedelai kalau tidak disubsidi. Ia pun mendorong kepada pemerintah agar petani diberikan bibit secara cuma-cuma. “Mudah-mudahan petani banyak yang menanam kedelai,” kata Sudin.

Berita Lainnya:
Pelni Kembali Layani Arus Balik Gratis untuk Sepeda Motor

Untuk mengantisipasi musim kemarau, ia mengusulkan kepada Mentan agar petani yang menggunakan sawah tadah hujan dibuatkan embung dengan teknologi terbaru yakni embung yang menggunakan bio membran. Dengan teknologi embung bio membran, air yang ada tidak akan masuk ke dalam tanah. Usianya juga dapat bertahan sampai 20 tahun sehingga produksi pertanian khususnya kedelai dapat meningkat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, tetap berupaya untuk meningkatkan produksi pertanian, dan mengurangi impor beberapa komoditas di Lampung. Ia juga berharap Lampung dapat menjadi penggerak sektor pertanian nasional.

Ia mengatakan akan menyiapkan seribu hektare lahan pertanian untuk tanaman kedelai untuk membangkitkan sektor pertanian. Dia berharap petani akan memetik hasil pada masa yang akan datang.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi