Minggu, 21/04/2024 - 02:24 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

Mantan Agen FBI yang Menjadi Mata-mata Rusia Ditemukan Tewas di Penjara AS

ADVERTISEMENTS

Penjara (ilustrasi). Mantan agen FBI yang berubah menjadi mata-mata Rusia ditemukan tewas di sel penjaranya pada Senin (5/6/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

 WASHINGTON — Mantan agen FBI yang berubah menjadi mata-mata, yang digambarkan sebagai yang paling merusak dalam sejarah biro intelejen tersebut, ditemukan tewas di sel penjaranya pada Senin (5/6/2023), demikian ungkap pihak berwenang Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Robert Hanssen, 79 tahun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2002 setelah mengaku bersalah menjadi mata-mata untuk Uni Soviet dan Rusia selama lebih dari 20 tahun.

ADVERTISEMENTS

Staf penjara melakukan tindakan penyelamatan nyawa setelah menemukan Hanssen tidak merespons pada Senin pagi, namun tidak berhasil, kata Biro Penjara dalam sebuah pernyataan. Pihak berwenang tidak menyebutkan penyebab kematian Hanssen.

Berita Lainnya:
UNRWA: Tak Pernah Ada Bukti Keterlibatan Staf Kami dari Israel

Hanssen bergabung dengan FBI pada tahun 1976 dan mulai menjual informasi rahasia AS kepada Uni Soviet pada tahun 1985, menurut situs web FBI.

Pada saat penangkapannya pada tahun 2001, dia telah diberi kompensasi lebih dari 1,4 juta dolar AS dalam bentuk uang tunai, dana bank, dan berlian. Uang dan sejumlah barang berharga itu, sebagai imbalan atas kompromi dengan banyak sumber informan, kemampuan teknik intelijen, dan akses dokumen rahasia AS, demikian menurut situs web FBI.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Menantikan Hadirnya Internet Starlink di Rafah

Para penyelidik FBI bekerja selama bertahun-tahun untuk mencoba mengidentifikasi mata-mata di jajaran mereka. Pada minggu-minggu menjelang penangkapannya pada Februari 2001, sekitar 300 personel bekerja untuk menyelidiki dan memantau Hanssen, menurut FBI.

Sebuah tim penangkap membawa Hanssen ke dalam tahanan setelah memergokinya sedang melakukan penjemputan mati bahan rahasia di sebuah taman di pinggiran kota Virginia, kata FBI.

Selama ini, Hanssen telah menjalani hukuman seumur hidupnya di fasilitas keamanan maksimum di Colorado. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi