Jumat, 21/06/2024 - 04:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Pihak Terdakwa Mario Dandy Minta Sidang Lanjutan Langsung Pemeriksaan Saksi

JAKARTA — Terdakwa Mario Dandy memilih tak mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pengacara Andreas Nahot Silitonga meminta majelis hakim persidangan kasus penganiayaan berat korban anak David Ozora (DO) langsung menggelar sidang kedua. Yakni, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi pada sidang lanjutan pekan mendatang.

ADVERTISMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh

Nahot mengatakan, kliennya menerima semua isi dakwaan yang sudah dibacakan JPU di persidangan awal, Selasa (6/6/2023). “Surat dakwaan yang sudah dibacakan penuntut umum sudah baik buat kami. Karena tertera fakta-fakta yang terungkap, dan menyampaikan keterangannya juga dengan jelas,” kata Nahot kepada majelis hakim saat menanggapi pembacaan dakwaan dari JPU di PN Jaksel, Selasa (6/6/2023).

ADVERTISMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

“Karena itu dari kami tidak perlu melakukan eksepsi yang mulia (hakim),” tutur Nahot menambahkan.

ADVERTISMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji kepada para Calon Haji Provinsi Aceh dari Bank Aceh Indonesia

Kata Nahot, satu-satunya nilai minus dari isi dakwaan JPU, adalah terkait dengan akurasi usia terdakwa Mario. Dikatakan dalam dakwaan, Mario sudah berusia 20 tahun. Akan tetapi kata Nahot, kliennya itu genap berusia dua dasawarsa pada Oktober 2023 mendatang. “Jadi untuk keberatan dari kami, hanya pada typo (kesalahan penulisan) pada dakwaan yang menyebut terdakwa Mario Dandy berusia 20 tahun,” kata Nahot.

ADVERTISMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Main Cantik dan Banyak Peluang, Indonesia Masih Imbang 0-0 Lawan Irak pada Babak Pertama

 

Tetapi kesalahan minor tersebut tak memengaruhi isi dan materi dakwaan. “Jika berkenan, mohon untuk direvisi,” begitu ujar Nahot.

ADVERTISMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Ketua Majelis Hakim Alimin Ribut Sujono menanggapi pernyataan Nahot tersebut. Dan meminta agar jaksa bersedia melakukan revisi usia terdakwa. Terkait dengan langkah tak mengajukan eksepsi itu, pun disampaikan hakim kepada jaksa untuk segera menyiapkan kehadiran saksi-saksi dalam persidangan lanjutan.

ADVERTISMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Penghargaan Digital Goverment Award (DGA) Summit 2024

“Kalau pihak terdakwa tidak mengajukan eksepsi, kita jadwalkan pada sidang berikutnya, untuk pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Hakim Alimin.

ADVERTISMENTS
Ucapan Selamat atas Pelantikan Jabatan di Pemerintah Aceh. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Hakim Alimin meminta agar sidang pemeriksaan saksi-saksi dipercepat. Majelis hakim meminta JPU untuk menghadirkan saksi-saksinya pada dua kali sidang dalam sepekan. Yakni pada sidang lanjutan Selasa (13/6/2023) dan Kamis (15/6/2023). Hakim juga meminta agar JPU menghadirkan saksi-saksi yang utama dalam persidangan lanjutan mendatang.

ADVERTISMENTS
Selamat dan Sukses atas dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Yakni saksi-saksi yang berada langsung di tempat kejadian perkara, dan juga saksi-saksi dari pihak keluarga korban anak DO. “Penuntut umum untuk menghadirkan saksi lima pada sidang Selasa. Dan lima saksi lainnya pada sidang berikutnya Kamis,” ujar hakim.

ADVERTISMENTS
Bayar Jalan Tol dengan menggunakan Pengcard
Berita Lainnya:
Penuhi Panggilan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Bilang Dikawal Tim Penasihat Hukum

Pada sidang perdana, Selasa (6/6/2023), Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Mario Dandy Satriyo dengan sangkaan pidana penganiayaan berat terhadap korban anak David Ozora (DO). Jaksa dalam dakwaannya mengatakan Mario melakukan penganiayaan tersebut bersama-sama dengan rekannya sesama terdakwa Shane Lukas, dan pelaku anak perempuan AG.

ADVERTISMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh

Perbuatan bertiga tersebut dikatakan jaksa di persidangan, pun dilakukan terencana, dan membuat korban anak DO mengalami luka-luka serta traumatik yang mendalam. JPU dalam dakwaannya menjerat Mario dengan dua pasal utama.

Dalam dakwaan pertama, jaksa menggunakan Pasal 355 ayat (1) KUH Pidanaå juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana, subsider Pasal 353 ayat (2) KUH Pidana, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. Adapun dalam dakwaan kedua, jaksa mendakwa Mario dengan sangkaan Pasal 76 C, dan Pasal 50 ayat (2) Undang-Undang (UU) 35/2014 tentang Perlindungan Anak (PA) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍ لَّمْ نَجْعَل لَّهُم مِّن دُونِهَا سِتْرًا الكهف [90] Listen
Until, when he came to the rising of the sun, he found it rising on a people for whom We had not made against it any shield. Al-Kahf ( The Cave ) [90] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi