Minggu, 21/04/2024 - 02:36 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Haruskah Langsung Mandi Junub Usai Berhubungan Intim?

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Dalam Islam, orang yang melakukan hubungan intim suami istri diwajibkan untuk mandi junub. Namun, apakah mandi junub diwajibkan dilakukan secara langsung usai berhubungan intim?

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Muhammad Fuad Abdul Baqi dalam kitab Al Lu’lu wal Marjan menjelaskan, orang yang selesai berhubungan intim tidak diharuskan mandi junub, artinya ia dapat melakukan hal lain terlebih dahulu kecuali sholat atau membaca Alquran.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Nabi. Sayyidah Aisyah berkata, “Kanannabiyu SAW idza arada an yanama wa huwa junubun ghasala farjahu wa tawadha-a lissholati.” Yang artinya, “Nabi apabila ingin tidur sedangkan beliau dalam keadaan junub, maka beliau membasuh kemaluannya dan berwudhu.” (HR Bukhari dan Muslim).

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Tiga Hal yang Membuat Nabi Ibrahim Menjadi Kekasih Allah SWT

Dalam hadits lainnya, dari Ibnu Umar bahwasannya Sayyidina Umar bin Khattab bertanya kepada Rasulullah SAW bolehkah seseorang tidur sedangkan ia junub? Nabi menjawab, “Na’am, idza tawadha-a ahadukum falyarqud wa huwa junubun.” Yang artinya, “Iya, apabila dia berwudhu terlebih dahulu, maka boleh tidur dalam keadaan junub.” (HR Bukhari dan Muslim).

 

Dalam hadits lainnya disebutkan, “Abdullah bin Umar berkata Sayyidina Umar bin Khattab menceritakan kepada Rasulullah SAW bahwasannya ia pernah junub di waktu malam, maka Nabi bersabda, ‘Basuhlah kemaluanmu, lalu berwudhu kemudian tidurlah.” (HR Bukhari dan Muslim).

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Mitos Jahiliyah tentang Syawal yang Dipatahkan Rasulullah SAW

Tata Cara Mandi Junub

Tata cara mandi junub sebagaimana yang terekam dalam hadits Nabi. Dari Sayyidah Aisyah istri Nabi, bahwasanya Nabi apabila mandi junub memulai dengan membasuh kedua telapak tangannya.

Kemudian, berwudhu sebagaimana wudhunya untuk sholat kemudian memasukkan tangannya ke dalam air untuk membasuh sela-sela rambutnya sampai ke dalamnya. Setelah itu menuangkan air di atas kepalanya tiga kali dengan kedua tangannya kemudian menyiram semua badan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi