Minggu, 25/02/2024 - 09:49 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Ekonom Optimistis Perbankan dan Konsumsi Tumbuh Positif

ADVERTISEMENT

Kepala Tim Riset DBS Group Research Maynard Priajaya Arif optimistis sektor perbankan dan konsumsi mampu menunjang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tumbuh positif pada semester II tahun 2023 i

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 JAKARTA — Kepala Tim Riset DBS Group Research Maynard Priajaya Arif optimistis sektor perbankan dan konsumsi mampu menunjang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tumbuh positif pada semester II tahun 2023 ini.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Nah secara sektor, mungkin dari tim analis kita untuk sektor-sektor di IHSG, untuk semester kedua kita positif di sektor perbankan, konsumsi, lalu juga sedikit lebih defensif di sektor telekomunikasi,” kata Maynard dalam acara Media Briefing Bank DBS, di Jakarta, Jumat (7/7/2023).

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Gelombang Panas Dorong Risiko Kebakaran Hutan Australia ke Tingkat Ekstrem

Selain itu, Maynard memprediksi sektor sawit juga mampu tumbuh, namun ia memberikan catatan bahwa hal tersebut tergantung dari adanya fenomena alam El Nino.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Sedangkan untuk beberapa sektor lain seperti energi, kesehatan, properti dan ritel, Maynard cenderung menilai pergerakan yang netral sepanjang semester kedua tahun ini.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

“Sementara untuk beberapa sektor yang menyangkut komoditas seperti energi, dan juga metal kita cenderung masih hati-hati karena kita melihat bahwa perkembangan harganya mungkin masih belum stabil, dan juga masih ada potensi bahwa pendapatannya dan kinerjanya bisa di bawah ekspektasi di tahun 2023 ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Adapun ia memproyeksikan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mencapai level 7.500 pada akhir 2023 mendatang. “Target IHSG akhir tahun 2023 sekitar 7.500. Untuk pertumbuhan ekonomi rata-rata market kita dibanding market ASEAN lain salah satu yang bagus. Kalau kita lihat pertumbuhannya di 5 persen untuk ekonomi, sementara valuasinya di indeks itu sekitar 0,79,” kata Maynard.

Berita Lainnya:
Kementan Pastikan Produksi Beras Nasional Tetap Aman Jelang Ramadhan

Selain IHSG, bursa saham Hong Kong Indeks Hang Seng (HSI) juga diprediksi mampu tumbuh positif dengan bertengger di level 22.000 pada semester ke-2 tahun ini. Namun, bursa saham lainnya seperti Strait Times Index (STI) dan Indeks SET belum menunjukkan adanya pertumbuhan positif atau masih diproyeksikan netral sampai akhir 2023.

 

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi