Kamis, 29/02/2024 - 11:22 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Anggota DPRD Minta Pemkab Bogor tidak Anggap Remeh Isu Jual Beli Kursi PPDB

ADVERTISEMENTS

BOGOR — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daen Nuhdiana meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak menganggap remeh isu jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sebab, praktik kecurangan tersebut menurutnya sangat mungkin terjadi di Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Permintaan Daen tersebut sekaligus merespons pernyataan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang mengklaim PPDB di Kabupaten Bogor lebih baik dibanding daerah lain, terutama dengan Kota Bogor.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

“Saya yakin di Kabupaten Bogor juga praktik menyimpang dalam PPDB zonasi juga terjadi. Persoalan tidak viral, itu bukan berarti tidak ada masalah. Intinya, PPDB yang niatannya baik ini dalam praktiknya banyak penyimpangan, karena itu harus ada evaluasi,” kata dia, Jumat (14/7/2023).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Dia menambahkan, ramainya isu PPDB zonasi menunjukan ada masalah dalam proses penerimaan peserta didik. Di beberapa tahapan, sejumlah oknum bisa mendorong orang berlaku curang agar bisa diterima di sekolah negeri sasaran.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Kemendikbudristek: 99 Persen Sekolah Telah Terima Dana BOSP Tahap Pertama  

Daen menilai, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor harusnya mengangkat hal-hal substansial bagaimana harusnya pendidikan berjalan. Namun hingga hari ini hal tersebut sama sekali tidak menjadi atensi penyelenggara pendidikan.

ADVERTISEMENTS

“Misalnya, soal disrupsi di berbagai sektor, lahirnya teknologi AI, soal-soal karakter kebangsaan, yang gini-gini gak pernah dapat perhatian serius. Isu pendidikan kita berkutat di soal biaya, yang mestinya itu sudah selesai dengan APBN dan APBD,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan mengklaim proses PPDB di Kabupaten Bogor berjalan sebagaimana mestinya. Kendati demikian, ia meminta warga melapor apabila ada indikasi kecurangan yang terjadi di sekolah.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Iwan mengatakan, ia menerima laporan dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, bahwa terjadi urbanisasi peserta didik Kota Bogor ke sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor. Hal ini lantaran kurangnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor.

Berita Lainnya:
Keluarkan Maklumat, Sivitas Akademika UMJ Minta Presiden tetap Jaga Nilai Moral dan Etika

“Bogor sih tidak terlalu (parah). Kemarin kata Pak Juanda (Kadisdik) di tetangga kita (Kota Bogor) karena sekolahnya kurang, jadi urbanisasi ke Kabupaten Bogor. Itu yang terjadi,” kata Iwan, Jumat (14/7/2023).

Menyikapi informasi adanya indikasi kecurangan dalam PPDB, Iwan mengaku tidak menemukan hal tersebut. Terutama terkait isu jual beli kursi yang terjadi di salah satu SMP negeri di Kabupaten Bogor.

Iwan menegaskan agar laporan terkait jual beli kursi itu disampaikan langsung kepadanya. Sehingga ia bisa mengklarifikasi dan melakukan tindakan apabila oknum yang terlibat merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ya saya tidak menemukan. Nah, nanti ke kantor saya kalau memang dia bayar (jual beli kursi). Bukti dan sebagainya. Biar clear, benar nggak dia terima uang,” kata Iwan.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi