Kamis, 30/05/2024 - 08:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

India Bakal Potong Pajak Impor bagi Investasi Kendaraan Listrik

Tesla (ilustrasi). Pemerintah India sedang menyusun kebijakan kendaraan listrik baru yang akan memangkas pajak impor bagi produsen mobil.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

JAKARTA — Pemerintah India sedang menyusun kebijakan kendaraan listrik baru yang akan memangkas pajak impor bagi produsen mobil yang berkomitmen pada beberapa manufaktur lokal. Hal ini berawal dari proposal Tesla yang sedang mempertimbangkan memasuki pasar India.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Kebijakan yang sedang dipertimbangkan ini akan memungkinkan produsen mobil untuk mengimpor kendaraan listrik yang sudah jadi ke India dengan pengurangan pajak hingga 15 persen dibandingkan dengan 100 persen yang berlaku saat ini untuk mobil yang harganya di atas 40 ribu dolar AS dan 70 persen untuk sisanya. Model Y Tesla yang menjadi paling laris sendiri dibanderol seharga 47.740 dolar AS di AS sebelum kredit pajak.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Pemerintah Targetkan 50 Ribu Unit Mobil Listrik Terjual pada 2024

“Ada kesepahaman dengan proposal Tesla dan pemerintah (India) menunjukkan minatnya,” ucap seorang pejabat India seperti dilansir dari Reuters pada Sabtu (26/8/2023).

Kementerian Perdagangan India, yang mengerjakan rencana tersebut, dan Tesla, sejauh ini belum memberikan tanggapannya. Hal serupa pun disampaikan Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman yang mengaku belum menerima proposal untuk mengurangi bea masuk kendaraan listrik.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kebijakan ini disebut akan berdampak pada penurunan biaya impor kendaraan listrik yang selama ini dihindari oleh produsen mobil lokal. Hal ini juga dapat membuka pintu bagi produsen mobil global, selain Tesla, untuk memanfaatkan pasar mobil terbesar ketiga di dunia. Pajak impor yang lebih rendah dapat membantu Tesla menjual seluruh modelnya di India, dan bukan hanya mobil baru yang ingin diproduksi secara lokal.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Ada Beberapa Akad KPR Syariah di BTN Syariah, Apa Bedanya?

Laporan Reuters menyebutkan penurunan produsen mobil listrik terbesar di India, Tata Motors, hampir tiga persen. Sementara saingannya, Mahindra dan Mahindra turun lebih dari dua persen. Pemerintah India masih mengkaji usulan tersebut karena dikhawatirkan mengganggu pasar dan pemain lokal seperti Tata dan Mahindra yang berinvestasi untuk membuat mobil listrik di dalam negeri.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

“Hal ini akan melalui banyak pertimbangan meskipun pemerintah sangat ingin mendapatkan Tesla. Itu karena dampaknya terhadap pemain dalam negeri. Kebijakan tersebut masih dalam tahap pertimbangan awal dan tarif pajak final dapat berubah,” lanjut laporan tersebut. 

ADVERTISEMENTS

Negara lain telah mengambil langkah….

 

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi