Rabu, 24/04/2024 - 10:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

FKUI Sarankan 3S Cegah Penyebaran Covid-19 pada Masa Endemi, Apa Itu?

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA—Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr dr Erlina Burhan mengemukakan perilaku sadari, siaga, dan solusi (3S) untuk mencegah virus Covid-19 kembali menyebar luas di masa endemi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

 “Kita perlu sadari bahwa Covid-19 sudah memasuki fase endemi, tapi bukan berarti penyakitnya sudah tidak ada,” katanya dalam webinar bertajuk Sadari, Siaga, Solusi Terhadap Mutasi Virus Pada Masa Endemi Covid-19 yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (30/8/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Meskipun kondisi Covid-19 sudah terkontrol, Erina menegaskan Covid-19 tetap ada sebagaimana penyakit lainnya yang telah memasuki masa endemi seperti influenza dan tuberkulosis. Sedangkan perilaku siaga, kata dia, perlu dilakukan oleh seluruh masyarakat, terutama jika terdapat anggota keluarganya yang tergolong sebagai masyarakat rentan, seperti anak, lansia, ibu hamil, hingga orang yang memiliki obesitas.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Adapun solusi, dia menjelaskan, masyarakat harus segera berkonsultasi kepada dokter jika mengalami gejala dari infeksi virus Covid-19 dan tidak menunda-nundanya. “Jangan tunggu sesak, karena kalau sudah sampai sesak artinya penyakitnya sudah menyerang ke paru-paru,” ujarnya yang juga merupakan pengurus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Pemudik Diimbau Pastikan Kondisi Kesehatan Fit Sebelum Kembali ke Rutinitas

Erlina menekankan pentingnya konsultasi kepada dokter, terutama bagi orang yang termasuk ke dalam golongan masyarakat yang memiliki penyakit komorbid. “Tanyakan juga, apakah kita hanya perlu isolasi mandiri di rumah atau harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” tambah dia.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Erlina menekankan kepada masyarakat agar selalu menaati anjuran dokter. Terutama jika dokter memberikan resep obat, maka masyarakat harus menaatinya dengan mengonsumsi obat tersebut sampai habis.

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat tetap melakukan langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19 seperti penggunaan masker, sebagaimana yang telah dilakukan oleh masyarakat di era pandemi. “Pencegahan lebih penting, kita harus selalu melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Bagi yang belum lengkap vaksinasinya, ayo vaksin,” kata Dr dr Erlina Burhan.

Berita Lainnya:
Remaja Mulai Mencari Jati Diri, Ini yang Perlu Dilakukan Ortu Agar Anak tak Kebablasan

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengadopsi mode transisi pengendalian jangka panjang Covid-19 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2023 tentang Pedoman Penanggulangan COVID-19.

“Semua rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sesuai arahan Menteri Kesehatan, kami tindaklanjuti dan ada di dalam Permenkes 23 Tahun 2023,” kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Achmad Farchanny dalam Konferensi Pers Upaya Penanggulangan Covid-19 di Masa Endemi (21/8).

Berdasarkan hal itu, Kemenkes menerbitkan Permenkes 23 Tahun 2023 pada Agustus 2023 dengan ruang lingkup meliputi strategi penanggulangan, kegiatan penanggulangan, sumber daya, koordinasi dan tanggung jawab kementerian/lembaga, dan pemda. Ketentuan itu, juga menerapkan pencatatan dan pelaporan, penelitian, pengembangan, dan inovasi, serta pembinaan dan pengawasan terhadap risiko Covid-19.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi