Sabtu, 02/03/2024 - 09:49 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Kawasan Petak 29-2 Gunung Sumbing Masih Terbakar

Ilustrasi. Kebakaran hutan gunung Sumbing terus meluas di foto dari Desa Adipura, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

WONOSOBO — Kawasan hutan petak 29-2 Gunung Sumbing di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah hingga Sabtu sore masih terbakar. Para relawan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Perhutani, dan masyarakat berupaya memadamkan api.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono menyampaikan masih terdapat titik api di petak 29-2. Sedangkan api di petak 29-1 sudah padam.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

“Untuk wilayah Banyumudal sudah padam, namun di wilayah Lamuk masih ada titik api. Oleh karena itu kami bergeser ke arah barat di Lamuk,” katanya, Sabtu (2/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Dukung AMIN, 140 Ponpes se-Jabar Idamkan Pemimpin yang Beretika dan Bermoral

Ia mengatakan, mengingat jarak tempuh atau jangkauan kebakaran dengan ketinggian 2.500 sampai dengan 2.900 meter di atas permukaan laut sehingga selang pemadam kebakaran tidak memungkinkan.

ADVERTISEMENTS

“Kami melakukan pemadaman secara manual dengan sistem gepyok dan perlengkapan lain yang kami siapkan,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Selain itu, para relawan membuat ring atau sekat untuk pembatasan agar api tidak menyebar. “Dengan penyekatan diharapkan api tidak merambat ke yang lain,” katanya.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Feri Amsari: Putusan DKPP tak Pengaruhi Gibran, Tapi Bisa Jadi Alat Bukti Gugatan Dugaan Kecurangan

Ia menyebutkan lokasi yang terbakar di petak 29-1 sekitar 221,5 hektare. Kemudian, di petak 29-2 luas baku ada 18,7 hektare.

Tanaman yang terbakar di petak tersebut berupa rumput dan alang-alang. Lokasi kebakaran jauh dari rumah warga sehingga aman.

Ia berharap, masyarakat maupun pendaki tidak bermain api di kawasan hutan karena pada musim kemarau panjang ini rumput maupun pepohonan sudah banyak yang mengering sehingga rawan terjadi kebakaran. 

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi