Rabu, 28/02/2024 - 23:09 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Kebakaran Lahan di Surabaya Turun, Wawali: Masyarakat Sadar tak Bakar Sampah Sembarangan

ADVERTISEMENTS

SURABAYA — Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya, Jawa Timur Armuji menyatakan kebakaran lahan terbuka tahun ini mengalami penurunan karena tumbuhnya kesadaran warga tidak bakar sampah sembarangan.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

“Alhamdulillah tahun ini kejadiannya menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Wawali Armuji dalam keterangan, Selasa (5/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Menurutnya, kesadaran masyarakat tidak membakar sampah di lahan terbuka mulai tumbuh. Api pembakaran sampah dikhawatirkan dapat merambat kemana-mana dan menimbulkan polusi udara.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Selain itu, menurunnya titik kebakaran lahan terbuka karena kerja keras personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) melakukan patroli rutin. Menurutnya, dari data DPKP Surabaya sejak Januari hingga Agustus 2023, tercatat 244 kali kebakaran non-bangunan atau di lahan terbuka. Perinciannya, kebakaran alang-alang 106 kali, sampah 65 kali dan lain-lain 73 kali.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Quick Count Litbang Kompas: Golkar Pepet PDIP, PPP dan PSI Tak Lolos

Jumlahnya memang tidak sebanyak tahun sebelumnya. Yang mencapai 550 kejadian hanya dalam sembilan bulan. Tertinggi pada 2019 silam mencapai 949 kejadian.

ADVERTISEMENTS

Armuji mengataka, banyaknya kebakaran lahan terbuka itu efek dari fenomena La Nina. Cuaca ekstrem ini masih terus berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Untuk itu, dia menegaskan agar semua pihak berpartisipasi untuk menjaga kota Surabaya menjadi kota yang nyaman dengan tidak menimbulkan polusi udara dengan pembakaran sampah di lahan terbuka.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Selain itu, kata Armuji, warga juga diimbau agar tidak panik ketika terjadi kebakaran. Lakukan penanganan awal dan menghubungi Command Center 112.

Kepala DPKP Surabaya Dedik Irianto mengatakan menggencarkan patroli rutin ke seluruh wilayah di kota setempat untuk melakukan pengawasan dan antisipasi kejadian kebakaran di lahan terbuka saat kemarau.

Berita Lainnya:
Polusi Debu Terus Meningkat, Bangkok Terapkan WFH Mulai Besok

“Tugas teman-teman yang di pos mereka melakukan patroli di lahan-lahan terbuka yang sering terjadi kebakaran, itu untuk petugas,” katanya.

Dia menyebut terbakarnya lahan terbuka bisa dikarenakan dua hal, yakni faktor alam atau panas matahari dan aktivitas pembakaran sampah oleh masyarakat. Selain itu bisa disebabkan karena puntung rokok yang dibuang sembarangan.

“Kondisi saat ini bukan hanya panas tetapi anginnya kencang, sehingga dikhawatirkan kalau membakar sampah di lahan terbuka bisa merambat ke objek lain di sekitarnya. Hari ini kurang lebih tiga kejadian tetapi lahan, sampah dibakar,” kata Dedik.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi