Minggu, 25/02/2024 - 21:39 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMISYARIAH

BI Sulsel Dorong Penguatan Bank Syariah dengan Digitalisasi

ADVERTISEMENT

Jamaah melakukan donasi dengan menggunakan fitur QR Code pada aplikasi Muamalat DIN (ilustrasi).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

MAKASSAR — Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan Bank Syariah melalui sistem digitalisasi keuangan, sehingga kinerja perbankan syariah terus tumbuh positif.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Ini kita lakukan untuk semua bank termasuk perbankan syariah untuk dapat meningkatkan kinerjanya dengan menyesuaikan sistem modernisasi atau digitalisasi,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Causa Imam Karana di Makassar, Jumat (22/9/2023).

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan digitalisasi sistem keuangan sangat membantu untuk meningkatkan kinerja perbankan dan hal itu dirasakan manfaatnya pada saat pandemi Covid-19. Ketika pandemi dilakukan pembatasan sosial sehingga digitalisasi lebih diutamakan untuk menjaga jarak. Aplikasi itu dilakukan baik untuk sistem pembayaran maupun transaksi digital.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Tembus Rp 55,2 Triliun, Tumbuh 17 Persen

Hasil dari perkembangan tiga tahun terakhir memperlihatkan rata-rata kinerja perbankan mengalami kenaikan, begitu pula sektor perbankan syariah di wilayah Sulsel.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Hal itu diakui kepala otoritas Jasa Keuangan OJK regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), Darwisman. Dia mengatakan, OJK mencatat kinerja perbankan syariah yang terus tumbuh positif hingga memasuki kuartal ketiga 2023.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Viral Bayar Uang Kuliah di ITB Pakai Pinjol, OJK Sebut Bunga Pinjaman Danacita Sesuai Regulasi

Pada kuartal kedua 2003 aset dan penyaluran pembiayaan perbankan syariah naik du angka. Aset perbankan syariah mengalami pertumbuhan 11, 96 persen (year on year/yoy) dengan nominal mencapai Rp 12,89 triliun hingga Juni 2023. Perbankan syariah juga mencatat pertumbuhan 12,4 persen yoy dengan nominal mencapai Rp 11 triliun.

Menurut Darwisman, kondisi ini menunjukkan pemulihan ekonomi di Sulawesi Selatan yang ditopang oleh sektor jasa perbankan termasuk bank syariah sudah mengalami peningkatan.

 

 

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi