Minggu, 25/02/2024 - 10:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Hungaria tak akan Pernah Dukung Sanksi Targetkan Sektor Energi Nuklir Rusia

ADVERTISEMENT

Pemerintah Hungaria mengatakan tidak akan pernah mendukung sanksi yang menargetkan sektor energi nuklir Rusia.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

BUDAPEST – Pemerintah Hungaria mengatakan tidak akan pernah mendukung sanksi yang menargetkan sektor energi nuklir Rusia. Budapest menyebut, sanksi semacam itu bertentangan dengan kepentingannya dan melemahkan posisi Eropa dalam persaingan dengan Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Hungaria tidak pernah mendukung sanksi apa pun yang dapat menghambat kerja sama nuklir dengan Rusia. Kami tidak akan pernah mendukung sanksi tersebut karena akan bertentangan dengan kepentingan nasional kami,” kata Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto saat menghadiri sidang General Conference International Atomic Energy Agency (IAEA) ke-67 di Wina, Austria, dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, Senin (25/9/2023).

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Rumah Sakit di Seoul Kewalahan karena Dokter Magang Mogok Kerja  

Dia menambahkan, Hungaria menentang sanksi apa pun terkait teknologi nuklir, bahan bakar, konstruksi, atau pengoperasian energi nuklir. “Kami percaya  sanksi Eropa dalam bidang ini tidak diperlukan, mengingat fakta AS membeli uranium dua kali lebih banyak dari Rusia pada paruh pertama tahun ini dibandingkan tahun lalu,” ucap Szijjarto.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Dalam General Conference IAEA di Wina, pemimpin perusahaan nuklir negara Rusia (Rosatom), Alexei Likhachev, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi. Mereka sepakat melanjutkan komunikasi sebagai bagian dari hubungan kerja kedua lembaga. “CEO Rosatom Alexei Likhachev bertemu Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi di sela-sela Konferensi Umum IAEA ke-67. Kedua pihak sepakat untuk terus memelihara kontak kerja rutin,” kata layanan pers Rosatom, Senin lalu.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Adik Kim Jong Un Bertekad Membuka Hubungan Antara Korut dan Jepang

Dalam pertemuannya Likhachev dan Grossi sempat membahas tentang keselamatan nuklir dan fisik di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, yakni PLTN terbesar di Eropa. Area di sekitar PLTN tersebut diketahui sempat menjadi medan pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Kepada Grossi, Likhachev berjanji, pihak Rusia akan terus menciptakan kondisi untuk memastikan kehadiran IAEA di PLTN Zaporizhzhia. Likhachev juga menyampaikan kepada Grossi tentang upaya Rusia mengembangkan lingkungan sosial Energodar dan menormalisasi kehidupan di kota tersebut.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi