Minggu, 21/04/2024 - 03:33 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIENERGI

Dirjen Migas Pastikan Harga Pertalite tak Naik Meski Minyak Dunia Mahal

ADVERTISEMENTS

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menjelaskan terkait kenaikan harga minyak mentah dan pengaruhnya pada harga jual BBM, Senin (2/10/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

 JAKARTA — Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji memastikan pemerintah tidak akan menaikan harga Pertalite di tengah kenaikan harga minyak dunia. Kata dia, fluktuasi harga minyak mentah memang akan terjadi, namun pemerintah masih ada buffer untuk memitigasi kenaikan ini.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Oh enggak akan ngaruh ke harga Pertalite kok,” kata Tutuka di Kementerian ESDM, Senin (2/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
PUPR: Pansela Kurangi Beban Tol Trans Jawa Sekaligus Jadi Jalur Wisata

Namun, Tutuka tak menampik gap harga antara BBM non subsidi, pertamax cs dengan Pertalite makin lebar. Selisih Rp 4.000 per liter membuat potensi shifting terbuka lebar.

“Kalo kemungkinan shifting pasti ada, tapi jumlahnya kan saya kira tidak banyak, tapi kemungkinan sih pasti ada,” kata Tutuka. 

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per Ahad (1/10/2023). Dalam lama resmi Pertamina, harga BBM jenis Pertamax kini sebesar Rp 14 ribu per liter atau naik Rp 700 dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp 13.300.

Berita Lainnya:
Survei: Masyarakat Indonesia Semakin Menyadari Pentingnya Industri Halal

Pantauan Republika, rata rata harga minyak dunia mengalami kenaikan. Sepanjang September 2023 harga minyak mentah WTI berhasil melonjak 8,56 persen, dan harga minyak mentah brent naik 9,73 persen. Saat ini harga minyak berada di level 90-94 dolar AS per barel sejak bulan Agustus kemarin.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi