NASIONAL
NASIONAL

Teringat Perang Khandaq: Israel Kepung Palestina, Tel Aviv Dikepung Banjir Duluan

Parit itu mempersulit gerakan pasukan musuh dan memberi keunggulan taktis kepada umat Muslim.

Pada saat itu, cuaca Madinag sangat dingin, yang membuat pasukan musuh sulit bertahan. Menurut riwayat, pasukan muslim tak merasakan hawa dingin itu. Hanya pasukan musuh yang terempas oleh sapuan angin hingga kemah-kemah mereka berantakan. 

Kondisi udara yang dingin memberikan keuntungan tambahan kepada pasukan Muslim, karena musuh kesulitan untuk berkemah dan bertempur dalam kondisi cuaca yang sangat buruk.

Selama beberapa minggu, pasukan musuh terjebak di luar parit, tidak mampu menembus pertahanan yang kuat yang telah dibangun oleh umat muslim. 

Keberhasilan itu tak bisa terwujud tanpa campur tangan Tuhan. Pasukan musuh yang sebelumnya yakin bisa menghancurkan Madinah terpaksa pulang dengan rasa malu. 

Perang Parit bukan hanya mencerminkan kebijaksanaan taktis Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, tetapi juga menunjukkan pentingnya kerjasama, keberanian, dan keberlanjutan perjuangan dalam mempertahankan Islam. 

Kemenangan itu juga memberi keyakinan bahwa manusia hanya bisa berencana. Yang menentukan siapa? Anda sudah tahu. 

QS. Ali Imran Ayat 54.

Sumber: Gelora

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya