Jumat, 14/06/2024 - 20:19 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

BRIN Sebut Satu Juta Hektare Lahan Pertanian Terdampak Salinitas

JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan ada sekitar satu juta hektare lahan pertanian di Indonesia terdampak salinitas (kadar garam dari air laut) yang berpotensi menurunkan hasil dan produktivitas tanaman pertanian secara nasional.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Sebagian besar padi diproduksi di dataran rendah. Beberapa di antaranya mungkin di daerah salinitas dan luasnya dari laporan lebih dari satu juta hektare lahan yang terdampak oleh salin,” kata Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN Yudhistira Nugraha dalam sebuah dialog virtual yang dipantau di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Tanah salin adalah tanah yang mempunyai kandungan natrium di atas ambang batas kritis atau ambang batas toleransi tanaman. Salah satu daerah yang paling terdampak intrusi air laut adalah wilayah pantai utara di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pemalang.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Yudhistira menuturkan, perubahan iklim telah menyebabkan daerah yang terdampak salinitas semakin meluas akibat kenaikan muka air laut imbas pemanasan global. Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang cukup panjang dan sebagian besar lahan pantai itu digunakan untuk produksi padi. Oleh karena itu, penelitian tentang lahan sawah yang terdampak salinitas sangat penting untuk memetakan penyusutan maupun peningkatan produksi pangan skala nasional.

Berita Lainnya:
Peneliti BRIN Soroti Perlunya Penanganan Sampah Popok dan Pembalut

Peneliti Agrikultur BRIN Renie Oelviani mengatakan lahan sawah terdampak salinitas dan tidak bisa ditanami antara 10-60 persen di Kecamatan Brangsong, Kendal, Patebon, dan Cepiring di Kabupaten Kendal.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Adapun sebanyak 80 sampai 90 persen dari luas lahan di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, tidak bisa ditanami akibat terpapar salinitas tinggi.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“Perkebunan melati yang menjadi komoditas potensi terbesar kabupaten itu mati 100 persen. Jadi, sudah tidak ada perkebunan melati dan tambak hanya tersisa 25 persen,” kata Renie.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Bapanas: Relaksasi Harga Gula di Konsumen Sebesar Rp 17.500 Berlanjut Hingga 30 Juni
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Lebih lanjut dia mengungkapkan kerentanan lain juga terlihat dari kondisi lingkungan di mana air masuk ke permukiman penduduk 10 sampai 30 persen, kualitas air yang buruk, dan tidak bisa untuk kebutuhan keluarga karena terasa asin kalau diminum.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Petani merespon perubahan iklim yang terjadi dengan melakukan adaptasi baik on-farm maupun off-farm. Petani dengan kapasitas tinggi mereka bisa melakukan pompanisasi sepanjang musim, tetapi petani dengan kapasitas rendah mereka hanya berharap bisa panen walaupun seringkali gagal.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS

“Mereka yang tidak punya lahan sawah menjadi buruh serabutan, buruh tani, buruh nelayan, dan ngobor (mencari ikan) untuk kelangsungan hidup,” kata Renie.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ البقرة [261] Listen
The example of those who spend their wealth in the way of Allah is like a seed [of grain] which grows seven spikes; in each spike is a hundred grains. And Allah multiplies [His reward] for whom He wills. And Allah is all-Encompassing and Knowing. Al-Baqarah ( The Cow ) [261] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi