Senin, 26/02/2024 - 01:58 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Begini Pembelaan Anies saat Kapten Timnas AMIN Disebut Kurang Tenar

ADVERTISEMENT

BANDA ACEH – Ketika jadi pembicara di acara Indonesia Millenial and Gen-Z Summit 2023, di Senayan Park, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023), capres nomor urut 1, Anies Baswedan sempat tersenyum ketika ditanya moderator, soal pemilihan kapten Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Muhammad Syaugi Alaydrus, tak setenar ketua timses kubu capres lain.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Anies pun mengungkap alasan dirinya memilih Syaugi. Ia bercerita saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan pertama kali bertemu dengan Syaugi yang kala itu menjadi Kepala Basarnas.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Kala itu, pengakuan Anies, dirinya merasa takjub dengan cara kerja Syaugi. “Nah saya menemukan Basarnas, Pak Syaugi ini adalah salah satu orang yang tangkas dalam bekerja, cepat dalam bekerja, dia memang pangkatnya bintang 3, tapi kecepatan kerjanya seperti kolonel,” terang Anies.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
KAI Kembali Ingatkan Soal Aturan Bagasi 20 Kg untuk Naik KA

Selain itu, dalam kepemimpinan Syaugi pun juga membuat Anies takjub. Dari pengalaman itu, ia merasa yakin mendapuk Syaugi menjadi kapten Timnas. “Kami melihat yang namanya timnas ini bukan etalase untuk ditunjukkan siapa yang terkenal,” tutur dia.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Anies juga menekankan, bukan ketenaran yang dibutuhkan, melainkan Timnas perlu sosok yang mampu memimpin, menggerakkan, dan menjangkau seluruh elemen meski tak terkenal. Anies mengakui lebih mencari sosok yang memiliki kemampuan bekerja yang baik.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

“Nah kemudian pak Syaugi adalah seorang pemimpin yang bisa manajer. Dan dia orang yang secara unsur itu relatif, unsur yang dengan siapa saja bisa bergaul. Nah itulah sebabnya kemudian kami menugaskan pak Syaugi,” ucap dia.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Hasto Sebut Mahfud Mundur sebagai Menkopolhukam Jadi Teladan, TKN: Gimik Politik Kok Teladan

Mantan Menteri Pendidikan ini bahkan menceritakan bagaimana sosok Syaugi yang juga pernah menjadi pilot pesawat tempur, F16 sehingga harus mencapai tingkat kesalahan nol. Begitu pula kala ia menugaskan Syaugi sebagai commute proyek MRT.

“Dia commute MRT, memimpin reformasi untuk membuat MRT kekeliruannya nol dan Anda boleh lihat, dari mulai dibuka sampai sekarang nol mistake-nya. Nol kemacetan, tidak ada MRT mendadak berhenti, tidak ada mendadak listrinya mati,” pungkasnya.

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi