Kamis, 29/02/2024 - 11:35 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

Biden Minta Netanyahu Jaga Ketenangan di Timur Tengah Selama Gencatan Senjata

ADVERTISEMENTS

 WASHINGTON — Presiden AS Joe Biden meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pekan ini untuk berusaha menenangkan pertempuran yang sedang berlangsung di perbatasan utara dengan Lebanon selama gencatan senjata. Sementara gencatan senjata yang akan datang dengan kelompok Hamas, menurut sebuah laporan pada hari Kamis (23/11/2023), akan di mulai pada Jumat (24/11/2023) pagi.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Di perbatasan Lebanon, Hizbullah telah mengisyaratkan akan menghentikan serangannya terhadap Israel, yang telah dilancarkannya setiap hari oleh Israel kepada Hamas di Gaza, selama masa gencatan senjata. Biden pun meminta Tel Aviv untuk tidak melakukan serangan ke Hizbullah di perbatasan Lebanon.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Berita Channel 13 mengatakan bahwa Netanyahu dan Biden berbicara tak lama sebelum keduanya mengadakan konferensi pers mengenai kesepakatan pembebasan sandera yang akan datang dengan Hamas. Di mana itu akan dilaksanakan selama empat hari mulai hari Jumat (dan berpotensi untuk diperpanjang) bersamaan dengan gencatan senjata.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Biden mengatakan bahwa ia memahami gencatan senjata dapat diperpanjang hingga ke perbatasan utara, dan bahwa ia percaya ini akan menjadi tindakan yang diinginkan. Netanyahu pun demikian.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

 

ADVERTISEMENTS

Kesepakatan penyanderaan, yang dimediasi oleh Qatar dan AS, akan membuat Hamas membebaskan 50 wanita dan anak-anak Israel yang disandera selama pembantaian 7 Oktober, selama empat hari. Sebagai imbalan atas jeda pertempuran selama empat hari tersebut dan pembebasan 150 tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel, yang semuanya adalah wanita dan anak di bawah umur.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Spanyol Pastikan tak akan Kirim Tentara ke Ukraina
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Puluhan lainnya dapat dibebaskan pada hari-hari berikutnya sebagai imbalan atas perpanjangan jeda pertempuran. Pihak berwenang Israel telah merilis daftar 300 tahanan yang memenuhi syarat, tanpa menyebutkan urutan pembebasannya.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Kesepakatan ini juga akan memungkinkan masuknya bahan bakar dan pasokan kemanusiaan ke Gaza selama jeda, yang akan menjadi penghentian pertempuran pertama sejak Hamas menyerang Israel Selatan hampir tujuh minggu yang lalu. Serangan kelompok Hamas itu menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, dan menyandera sekitar 240 orang.

Utusan energi AS, Amos Hochstein, datang ke Tel Aviv pada awal pekan ini untuk memberikan pengarahan kepada para pejabat Israel mengenai pembicaraannya di Libanon pada akhir pekan lalu. Pengarahan ini bertujuan untuk mencegah pembukaan front kedua dalam perang tersebut, demikian ungkap juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby.

Hochstein telah bekerja untuk menekan pemerintah Lebanon untuk mengendalikan Hizbullah sebisa mungkin, agar kelompok teror itu menghentikan serangannya terhadap Israel. “Kami tidak ingin melihat perang ini meningkat. Kami tidak ingin melihatnya meluas. Kami tentu saja tidak percaya bahwa ini adalah kepentingan siapa pun,” kata Kirby pada hari Senin lalu.

Berita Lainnya:
Panas, Houthi Tingkatkan Serangan di Laut Merah

Namun pada hari Kamis (23/11/2023), Hizbullah meningkatkan permusuhan, meluncurkan sejumlah roket dan rudal anti-tank ke arah komunitas dan target militer di dekat perbatasan.

Pemerintahan Biden secara pribadi telah mendesak Israel untuk tidak meluncurkan kampanye militer terhadap Hizbullah, karena Washington berupaya menjaga agar perang saat ini tidak menyebar ke luar Gaza. Ini disampaikan dua pejabat yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada The Times of Israel bulan lalu.

Serangan yang berulang kali dilakukan oleh kelompok teror Lebanon tersebut dan fakta bahwa Israel gagal mengantisipasi serangan mendadak oleh Hamas dari wilayah Gaza. Akibat serangan itu, telah menyebabkan semakin intensifnya diskusi tentang apakah Israel harus menjadi pihak yang memulai pertempuran melawan Hizbullah untuk mempertahankan posisi di atas angin.

Pembicaraan semacam itu telah menimbulkan kekhawatiran bagi AS, yang telah secara pribadi dan publik memperingatkan Hizbullah dan Iran untuk tidak memulai perang di garis depan utara Israel, kata para pejabat tersebut.

AS telah memperingatkan Israel untuk berhati-hati dalam tanggapan militernya terhadap tembakan Hizbullah, menjelaskan bahwa kesalahan IDF di Lebanon dapat memicu perang yang jauh lebih besar, para pejabat itu menambahkan.

x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi