Senin, 26/02/2024 - 06:13 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Jerman Gelar Operasi Nasional Tangkap Terduga Anggota dan Simpatisan Hamas

ADVERTISEMENT

Pejuang brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas. Ilustrasi

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 BERLIN – Kepolisian Jerman menggelar operasi penggerebekan nasional untuk menangkap tersangka anggota dan simpatisan Hamas. Operasi itu turut membidik para pendukung kelompok Samidoun (Jaringan Solidaritas Tahanan Palestina).

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser mengatakan, operasi penggerebekan yang dilakukan kepolisian Jerman merupakan tindak lanjut dari keputusan pelarangan Hamas dan Samidoun di negara tersebut awal bulan ini. Faeser menambahkan, otoritas Jerman kini membidik kegiatan propaganda dan penggalangan dana oleh kedua kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

“Dengan pelarangan terhadap Hamas dan Samidoun di Jerman, kami telah mengirimkan sinyal yang jelas bahwa kami tidak akan menoleransi pemuliaan atau dukungan apa pun terhadap teror barbar Hamas terhadap Israel,” ujar Faeser, Kamis (23/11/2023), dikutip Anadolu Agency.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Think Tank AS Dorong Negosiasi Perdamaian Ukraina-Rusia

Dalam operasinya, kepolisian Jerman menggerebek 15 properti di lima negara bagian. Dari tindakan tersebut, dihimpun bukti-bukti terkait aktivitas Hamas dan Samidoun. Menurut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jerman, Hamas memiliki sekitar 450 anggota di Jerman. Kemendagri Jerman menyebut, aktivitas mereka sebagian besar terfokus pada propaganda dan penggalangan dana.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

 

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Anggota dan pendukung Hamas di Jerman juga berusaha mempengaruhi wacana politik dan sosial. Tidak ada tindakan kekerasan yang dilakukan Hamas di Jerman hingga saat ini,” kata Kemendagri Jerman.

Sejak pecahnya pertempuran di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 lalu, Jerman telah berpihak pada Israel. Berlin turut menggaungkan narasi self defense yang dicetuskan Israel sebagai justifikasi atas agresi brutalnya ke Gaza. Jerman mengakui tanggung jawab historis atas keamanan Israel. Hal itu sebagai bentuk “penebusan” atas kejahatan yang dilakukan Nazi Jerman terhadap orang-orang Yahudi selama era Perang Dunia II.

Berita Lainnya:
Pendudukan Sebagian Wilayah Suriah oleh Pasukan AS tak Bisa Dilanjutkan

Namun para kritikus telah mengkritik sikap Pemerintah Jerman yang secara buta mendukung seluruh kebijakan kontroversial Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Berlin dianggap menutup mata atas kejahatan perang yang dilakukan militer Israel di Gaza.

Sejauh ini jumlah warga Gaza yang terbunuh akibat serangan Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 telah melampaui 14.500 jiwa. Mereka termasuk 6.000 anak-anak dan 4.000 perempuan. Sementara korban luka mencapai sekitar 33 ribu orang.

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023.
Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo,
dan Surabaya di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi