Selasa, 27/02/2024 - 00:32 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Presiden: Tidak Ada Solusi Universal Wujudkan Ketahanan Pangan

ADVERTISEMENT

Presiden Indonesia, Joko Widodo bicara terkait ketahanan pangan pada COP28 di Uni Emirat Arab.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

JAKARTA — Presiden Joko Widodo menekankan tidak ada solusi yang universal bagi setiap negara dalam mewujudkan ketahanan pangan, karena setiap negara memiliki kekuatannya masing-masing.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Hal itu disampaikan Presiden Widodo dalam forum COP28 World Climate Action Summit di Dubai, Persatuan Emirat Arab, Jumat.

ADVERTISEMENT

“Tidak ada solusi yang universal untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan karena setiap negara mempunyai kekuatan yang berbeda-beda,” kata Presiden Jokowi sebagaimana disaksikan melalui video di akun YouTube COP28 UAE, dari Jakarta, Jumat (1/12/2023).

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Bantuan Beras Bisa Dilanjutkan Sampai Akhir Tahun? Ini Syaratnya

Jokowi menyampaikan Indonesia mempunyai keunggulan berupa lahan yang melimpah dengan masyarakat yang hidup dari sektor pertanian. Selain itu infrastruktur penunjang dan ekosistem pertanian juga sudah dibangun masif dan memadai.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Keunggulan Indonesia itu menurutnya bisa menjadi potensi besar yang menjadikan Indonesia sebagai penyuplai kebutuhan global, jika didukung pendanaan dan transfer teknologi.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Oleh karena itu kolaborasi global harus diperkuat. Investasi di bidang pertanian dan peternakan sangat diperlukan. Terutama karena pertanian dan produk pertanian juga dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Presiden Joko Widodo.

Berita Lainnya:
Jelang Ramadhan, Jokowi Minta Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan

Presiden mengingatkan permintaan produk pertanian dan perkebunan akan meningkat dalam waktu dekat. Karena selain kebutuhan makanan, sektor pertanian dan perkebunan juga dibutuhkan dalam menghasilkan bahan bakar dalam bentuk biodiesel, bioetanol dan lain-lain.

Indonesia pun mendukung inisiatif Persatuan Emirat Arab yang mempromosikan pusat kolaborasi internasional pada pertanian berkelanjutan dan rantai pasokan yang berketahanan, serta aksi iklim.

Menurut Jokowi, Indonesia berharap inisiatif ini dapat membuahkan hasil nyata untuk menciptakan dunia yang lebih sejahtera.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi