LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Kisah Adan, Meninggal di Lereng Marapi Usai Coba Selamatkan Tiga Teman

PGA Marapi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3 Km dari kawah atau puncak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Abdul Malik, mengatakan ada penambahan jumlah korban meninggal akibat erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Ahad (3/12/2023) lalu 2 orang. Total korban yang merupakan dari pendaki Gunung Marapi yang tewas berjumlah 13 orang.

 “Dua penambahan pendaki yang tewas ini merupakan bagian 12 pendaki yang sebelumnya dinyatakan hilang. Total yang meninggal dunia saat ini 13 orang,” kata Abdul, Selasa (5/12/2023).

 Abdul menyebut proses evakuasi korban meninggal maupun korban yang luka-luka di Gunung Marapi mengalami kendala yang cukup berat karena erupsi masih terus berlangsung. Selain itu abu vulkanik yang menyembur kareha erupsi juga cukup tebal sehingga kondisi medan yang ditempuh tim gabungan untuk proses evakuasi semakin berat.

“Saat ini abu vulkanik udah sampai kaki bukit, tentu menjadi penghalang tim. Kedua jalur akan dilalui (evakuasi) terjal dan licin,” ucap Abdul Malik.  

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website