Minggu, 26/05/2024 - 18:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Penjajah Israel Intensifkan Serangan di Seluruh Wilayah Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat

TEL AVIV — Militer Israel terus intensifkan peperangan di beberapa front wilayah Palestina, usai selesainya gencatan senjata. The Jerusalem Post, melaporkan pada Selasa (5/12/2023), jet tempur Israel kembali melakukan serangan udara di kamp pengungsi Jabalia di sebelah Utara, Jalur Gaza.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Militer Israel melancarkan serangan udara ke Jabaliya pada Selasa dini hari. Militer Israel juga menyelesaikan, “fase lain dari manuver darat menuju kota Khan Younis dengan penekanan pada jalan utama yang mengarah dari pusat kamp menuju pusat kota Khan Younis,” menurut The Jerusalem Post.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sementara itu, Aljazirah melaporkan di Tepi Barat, militer Israel menggunakan 50 kendaraan berat militer, termasuk buldoser lapis baja. Para penembak jitu Israel juga disiagakan berada di posisi mereka di berbagai penjuru kota Jenin.

Berita Lainnya:
Beijing Respons Presiden Marcos yang Tolak Gunakan Meriam Air di LCS

Di antara target serangan unit-unit serangan Israel adalah rumah sakit pemerintah di Jenin dan sebuah kamp pengungsi lokal, menurut Aljazirah. Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina saat ini sedang berlangsung di pusat kota Jenin.

Israel terus meningkatkan serangan di seluruh wilayah Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Serangan Israel tak terkecuali menyasar rumah sakit, sekolah dan kamp pengungsian, baik di Tepi Barat maupun di selatan daerah kantong yang terkepung di mana operasi darat semakin intensif.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Sementara itu pemboman “tanpa pandang bulu” oleh Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza selatan telah mencapai “tingkat yang lebih memprihatinkan”, kepala Dewan Pengungsi Norwegia memperingatkan. Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa mereka kehilangan kontak dengan timnya setelah layanan telekomunikasi terputus di Gaza akibat pemboman Israel.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Gedung Putih Berharap Israel-Hamas Dapat Persempit Perbedaan

Ketegangan kembali memanas di Timur Tengah pada tanggal 7 Oktober ketika para militan pejuang Hamas melakukan serangan mendadak ke wilayah Israel Selatan dekat dengan Jalur Gaza. Hamas menggambarkan serangannya sebagai respon terhadap tindakan agresif otoritas Israel terhadap Masjid Al-Aqsa di Temple Mount di Kota Tua Yerusalem.

Sebagai balasan, Israel mengumumkan blokade total Jalur Gaza, rumah bagi 2,3 juta warga Palestina, dan mulai melancarkan serangan udara ke daerah kantong tersebut dan beberapa bagian Lebanon dan Suriah. Bentrokan juga terjadi di Tepi Barat.

ADVERTISEMENTS

Sedikitnya 15.899 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas resmi mencapai sekitar 1.200 orang

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi