Selasa, 27/02/2024 - 16:39 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Disebut Dukung Anies, Begini Klarifikasi LaNyala

ADVERTISEMENT

BANDA ACEH – Sebuah berita bermuatan opini berjudul “Akhirnya LaNyalla Dukung Anies” mendapat tanggapan serius dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, berita itu bermuatan opini redaksi dan tidak utuh.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Dia menjelaskan bahwa berita tersebut muncul usai dirinya menjawab pertanyaan dari penulis lewat WhatsApp. Mulanya penulis bertanya tentang alasan LaNyalla membagikan berita Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Oleh LaNyalla, pertanyaan itu dijawab singkat dengan kalimat, “wajib hukumnya.” Jawaban itu lalu dijadikan tulisan yang bobot opini penulisnya dinilai LaNyalla lebih mendominasi. Tidak hanya itu, jawaban tersebut juga dijustifikasi sebagai dukungan terhadap satu paslon.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
BPBD: 38 RT dan 23 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

“Padahal, saya juga share berita-berita paslon yang lain. Untuk apa? Agar publik luas, terutama konstituen saya di DPD mengetahui,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Kamis (7/12).

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

LaNyalla memastikan bahwa dirinya tidak mungkin menjadi pendukung aktif paslon pilpres. Ini karena ada dua alasan yang melatari.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Pertama, larangan di UU Pemilu kepada pejabat negara (selain anggota DPR) untuk terlibat dalam pemenangan capres.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Goenawan Mohamad Sentil PSI, Orang Miskin Kalau Bikin Partai Harus Jual Diri

Kedua, karena dirinya sedang memperjuangkan agar Pemilihan Presiden dikembalikan ke azas dan sistem Pancasila, melalui MPR sebagai lembaga tertinggi negara.

“Saya konsisten menawarkan gagasan kepada bangsa ini, termasuk kepada para paslon peserta pilpres, untuk kita kembali ke jatidiri dan sistem asli bangsa ini, yaitu Pancasila, dengan menggunakan MPR sebagai wujud penjelmaan rakyat yang utuh, untuk memilih presiden,” tutupnya

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi