Sabtu, 25/05/2024 - 09:03 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

OTOMOTIF
OTOMOTIF

Produsen Mobil Listrik China Ini Lanjutkan PHK Setelah Memecat 10 Persen Karyawannya

Logo NIO tergambar di NIO House, ruang pamer pabrikan kendaraan listrik pintar premium Tiongkok NIO Inc. di Berlin, Jerman 17 Agustus 2023.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Pembuat kendaraan listrik (EV) China Nio Inc kemungkinan besar akan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih lanjut setelah perusahaan tersebut mengumumkan rencana untuk memangkas 10 persen tenaga kerjanya bulan lalu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Menurut laporan Bloomberg News, Kamis (7/12/2023) mengutip sumber yang mengetahui hal tersebut, beberapa departemen diminta untuk menyiapkan daftar pemberhentian cadangan, yang mungkin memperluas jumlah pemecatan awal menjadi 20 persen hingga 30 persen di dalam unit tersebut.

Berita Lainnya:
Isuzu Ungkap Tantangan Bawa Kendaraan Komersial Elektrik ke Tanah Air

Pemangkasan karyawan ini terutama berlaku untuk bisnis non-inti atau bisnis yang tidak menghasilkan keuntungan cepat atau memerlukan investasi besar. Nio tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.

Pemangkasan karyawan tambahan terjadi setelah Nio mengatakan pada November bahwa mereka berencana untuk menghilangkan 10 persen pekerjaannya, sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
BinguoEV Sukses Selasaikan Perjalanan 1.300 Km Jakarta-Mandalika

Permintaan mobil listrik melemah di China karena konsumen lebih memilih kendaraan hibrida plug-in yang lebih ekonomis.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

sumber : Reuters

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi