Selasa, 27/02/2024 - 00:03 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Wabah Salmonella Merebak di AS, Penyebabnya Diduga dari Melon yang Terkontaminasi

ADVERTISEMENT

JAKARTA — Wabah salmonella yang mematikan terjadi di 38 negara bagian di Amerika Serikat (AS). Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memberikan pernyataan bahwa wabah itu terkait dengan buah melon kuning dan produk buah potong.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Dikutip dari laman WSB-TV, Jumat (8/12/2023), wabah salmonella itu telah menyebabkan tiga kasus kematian. CDC menyebut, terdapat 230 orang jatuh sakit dan 96 orang dirawat di rumah sakit sejak pertengahan November 2023 akibat terdampak wabah itu. Negara bagian yang terimbas termasuk Arizona, Iowa, Minnesota, Missouri, Ohio, Tennessee, Texas, dan Wisconsin.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“CDC prihatin dengan wabah ini karena penyakit parah yang disebabkan serta orang-orang yang berada di fasilitas perawatan jangka panjang dan pusat penitipan anak jatuh sakit,” demikian pernyataan resmi dari CDC, yang menyarankan tidak sembarangan menyantap buah potong.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Kecemasan Finansial Bisa Berimbas Pada Kesehatan Mental

CDC merekomendasikan agar masyarakat AS tidak membeli, memakan, atau menyajikan melon jika tidak mengetahui asal-usulnya. Sebagai langkah penanggulangan, CDC memperluas penarikan produk melon utuh dan produk buah melon yang sudah dipotong dari sejumlah jenama.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Melon utuh bermerek Malichita, Rudy, dan yang bertuliskan “Produk Meksiko/produit du Mexique” ditarik dari peredaran. Begitu juga potongan melon berlabel Kwik Trip, TGD Cuts, Freshness Guaranteed, RaceTrac, Vinyard, Kroger, Sprouts Farmers Market, Trader Joes, Cut Fruit Express, ALDI, Bix Produce dengan tanggal tertentu.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

CDC menyarankan agar masyarakat AS tidak membeli melon potong atau produk buah lain dari jenama yang masuk daftar penarikan. Jika tidak sengaja membelinya, konsumen dianjurkan segera membuang produk atau mengembalikannya ke toko tempat membelinya.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Kena Long Covid, Mengapa Orang Ada yang Alami Brain Fog?

Selain itu, cuci bersih semua wadah penyimpanan buah potong atau permukaan yang dipergunakan sebagai tempat meletakkan buah. Apabila mengalami gejala tertentu, disarankan langsung memeriksakan diri ke layanan kesehatan.

Gejala infeksi salmonella meliputi demam, kram perut, dan diare. Gejala biasanya dimulai setelah enam jam hingga enam hari setelah bakteri tertelan. Menurut CDC, kebanyakan orang bisa pulih setelah sekitar empat hingga tujuh hari. Namun, kelompok rentan seperti anak-anak, orang berusia di atas 65 tahun, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dapat terserang penyakit parah yang memerlukan perawatan medis atau rawat inap.

 

Sumber: CDC

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi