Kamis, 30/05/2024 - 06:59 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Aljazirah: Israel Incar Rumah Jurnalis di Jalur Gaza

Jaringan stasiun televisi Aljazirah mengatakan tentara Israel sengaja mengincar rumah milik salah satu jurnalisnya, Anas al-Sharif.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 DOHA — Jaringan stasiun televisi Aljazirah mengatakan tentara Israel sengaja mengincar rumah milik salah satu jurnalisnya, Anas al-Sharif. Serangan ke rumah di Jalur Gaza itu menewaskan ayah al-Sharif.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Aljazirah mengatakan serangan tersebut terjadi setelah adanya ancaman terhadap al-Sharif sejak bulan November.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah mendesak untuk menghentikan pembantaian tentara penjajah terhadap jurnalis dan warga sipil di Gaza,” kata jaringan stasiun televisi yang berbasis di Qatar tersebut, Selasa (12/12/2023).

Aljazirah melaporkan al-Sharif mengatakan ayahnya, Jamal yang berusia 65 tahun, meninggal dunia setelah rumahnya di kamp pengungsian Jabalia dihantam bom.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Bela Israel, Presiden AS Biden: Apa yang Terjadi di Gaza Bukanlah Genosida

Aljazirah menyampaikan belasungkawa terdalam kepada kolega kami, Anas, dan keluarganya. Aljazirah mendesak masyarakat internasional dan organisasi kemanusiaan untuk segera melakukan intervensi dan menghentikan penargetan brutal pasukan pendudukan Israel terhadap jurnalis dan warga sipil di Jalur Gaza,” kata Aljazirah dalam pernyataan yang dirilis di situsnya.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Al-Sharif merupakan jurnalis Aljazirah keempat yang kehilangan anggota keluarganya sejak Israel melancarkan serangan ke Gaza pada 7 Oktober lalu sebagai tanggapan atas serangan Hamas ke Israel.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Al-Sharif mengatakan anggota keluarganya yang lain telah dievakuasi ke sekolah Agensi Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), tetapi Jamal tidak dapat mengungsi karena alasan kesehatan. Al-Sharif mengatakan ia akan terus bekerja dan meliput serangan Israel ke Gaza.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Perlawanan Berlanjut, Houthi Sebut 112 Kapal Israel dan Sekutunya Berhasil Dihadang
ADVERTISEMENTS

“Kami menguburkan jenazah ayah saya di sekolah-sekolah yang menjadi tempat pengungsian di sini karena kami tidak dapat pindah atau meninggalkan daerah ini sekarang. Saya akan terus meliput peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi,” kata al-Sharif.

ADVERTISEMENTS

“Namun, terlepas dari semua ini, dan terlepas dari penargetan rumah saya dan pembunuhan ayah saya, saya akan terus meliput dari kamp pengungsian Jabalia dan dari Gaza utara,” katanya menambahkan.

 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi