Jumat, 14/06/2024 - 20:09 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

1 dari 3 Wanita Alami Masalah Kesehatan Setelah Melahirkan, Mayoritas Keluhan Seksual

JAKARTA — Lebih dari 1 di antara 3 wanita di dunia mengalami masalah kesehatan berkepanjangan setelah melahirkan setiap tahunnya. Artinya, setiap tahun ada sekitar 40 juta wanita di dunia yang mengalami masalah kesehatan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah melakukan persalinan.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Temuan ini diungkapkan dalam sebuah studi terbaru dalam jurnal The Lancet Global Health. Menurut studi ini, keluhan yang paling banyak dirasakan oleh wanita setelah melahirkan adalah sakit saat melakukan hubungan seksual. Keluhan ini dirasakan oleh sekitar 35 persen wanita setelah melahirkan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Keluhan kedua yang banyak dialami oleh wanita setelah melahirkan adalah sakit punggung bagian bawah. Keluhan ini dialami oleh sekitar 32 persen wanita. Selain itu, sebanyak 8-31 persen wanita juga mengeluhkan inkontinensia urine. Inkontinensia urine merupakan kondisi keluarnya urine tanpa disengaja karena kontrol terhadap kandung kemih melemah.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Sekitar 9-24 persen wanita juga mengalami gangguan kecemasan setelah melahirkan. Di sisi lain, ada sekitar 19 persen wanita yang mengalami keluhan inkontinensia anal atau ketidakmampuan untuk mengontrol keluarnya feses dan gas.

Berita Lainnya:
135 Juta Nyawa 'Hilang Lebih Cepat' dari Waktunya, Dampak Polusi Udara?

Depresi dan ketakutan terhadap persalinan juga muncul pada wanita setelah melahirkan. Depresi dialami oleh sekitar 11-17 persen wanita, sedangkan ketakutan terhadap persalinan dialami oleh sekitar 6-15 persen wanita.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Lebih lanjut, sekitar 11 persen wanita mengalami nyeri perineum. Di samping itu, ada 11 persen wanita yang mengalami ketidaksuburan sekunder setelah melahirkan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Tim peneliti juga menemukan beragam keluhan lain yang cukup sering dialami oleh wanita setelah persalinan. Keluhan-keluhan tersebut adalah prolaps organ panggul, gangguan stres pascatrauma, disfungsi tiroid, mastitis, serokonversi HIV, cedera saraf, dan psikosis.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Studi mengungkapkan, sebagian besar wanita mengunjungi dokter dalam kurun waktu 6-12 pekan setelah melahirkan. Akan tetapi, wanita jarang melaporkan adanya keluhan-keluhan kesehatan tersebut kepada dokter.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Hal ini mengindikasikan bahwa banyak masalah kesehatan yang baru muncul sekitar enam pekan setelah persalinan atau lebih. Dari temuan ini, tim peneliti menilai bahwa pelayanan kesehatan pascapersalinan perlu diberikan kepada wanita untuk waktu yang lebih lama, yaitu di atas enam pekan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Dokter: Gaya Hidup tak Sehat Tingkatkan Risiko Demensia
ADVERTISEMENTS

“Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa masalah atau keluhan ini bisa teridentifikasi dengan cepat dan diberikan penanganan yang sesuai,” terang tim peneliti, seperti dilansir WebMD pada Selasa (12/12/23).

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Menurut Direktur Sexual and Reproductive Health and Research WHO, Pascale Allotey MD, banyak wanita yang mengalami hambatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari akibat masalah pascapersalinan. Hambatan ini tak hanya dirasakan secara fisik tetapi juga secara emosional.

“Wanita memerlukan akses terhadap beragam layanan dari penyedia layanan kesehatan yang mau mendengarkan keluhan mereka dan memenuhi kebutuhan mereka, sehingga mereka tidak hanya selamat dari persalinan tetapi juga dapat menikmati kesehatan dan kualitas hidup yang baik,” jelas Allotey.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ البقرة [168] Listen
O mankind, eat from whatever is on earth [that is] lawful and good and do not follow the footsteps of Satan. Indeed, he is to you a clear enemy. Al-Baqarah ( The Cow ) [168] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi