Jumat, 14/06/2024 - 20:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Tomat yang Hilang di Stasiun Luar Angkasa Internasional Akhirnya Ditemukan

Buah tomat yang ditemukan kembali di ruang angkasa setelah menghilang sejak 2022.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Tomat yang ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menghilang selama hampir setahun sebelum akhirnya muncul kembali. Seorang astronot NASA, Frank Rubio mengungkapkan kejadian tersebut dalam sebuah wawancara setelah kembali ke Bumi dari misi di ISS. Rubio menyebutkan bahwa setelah memanen salah satu tomat pertama yang tumbuh di luar angkasa dan menyimpannya dalam tas untuk presentasi, tomat tersebut tiba-tiba menghilang.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Karena tidak ada sisa buah tersebut, sesama astronot menuduh Rubio telah memakannya. Namun, delapan bulan kemudian, pada awal Desember, tomat yang hilang tersebut muncul kembali. Sebuah foto yang dibagikan oleh NASA menunjukkan bahwa sebenarnya ada dua tomat dalam sampel tersebut, dan keduanya tampaknya masih dalam kondisi yang layak.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
BMKG: Waspada Suhu Panas Sepekan ke Depan

“Selain beberapa perubahan warna, tidak ada pertumbuhan mikroba atau jamur yang terlihat,” tulis NASA dalam unggahan blognya, dilansir Engadget, Senin (18/12/2023).

NASA telah lama melakukan eksperimen dengan menanam makanan di ISS untuk memahami dampak lingkungan luar angkasa terhadap pertumbuhan tanaman. Tomat kerdil merah ditanam sebagai bagian dari program bernama eXpose Root On-Orbit Test System (XROOTS), yang menggunakan teknik hidroponik dan aeroponik tanpa tanah.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
UNJ Ajari Pelajar Lakukan Mitigasi Bencana Lewat Informasi Geospasial

Rubio, yang memecahkan rekor tinggal di ISS selama 371 hari sebelum kembali pada September 2023, memanen sejumlah tomat sebagai bagian dari studi VEG-05. Tentang tomat yang menghilang, Rubio menyatakan bahwa meskipun dia yakin telah mengamankan tomat dengan Velcro pada Maret lalu. Namun, tomat tersebut tiba-tiba hilang dan dia menghabiskan waktu delapan hingga 20 jam untuk mencarinya tanpa hasil. Informasi lebih lanjut tentang kejadian ini masih menjadi misteri, dan NASA mungkin memberikan pembaruan lebih lanjut.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ البقرة [22] Listen
[He] who made for you the earth a bed [spread out] and the sky a ceiling and sent down from the sky, rain and brought forth thereby fruits as provision for you. So do not attribute to Allah equals while you know [that there is nothing similar to Him]. Al-Baqarah ( The Cow ) [22] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi