Kamis, 30/05/2024 - 07:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Israel Bunuh Pejabat PBB Bersama 70 Anggota Keluarga Besarnya

Warga Palestina menyelamatkan harta benda mereka yang tersisa pasca serangan Israel di Rafah, Jalur Gaza, Ahad (24/12/2023).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 GAZA — Tentara penjajah Israel membunuh seorang pejabat PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) bersama lebih dari 70 anggota keluarga besarnya. Mereka tewas dalam serangan udara tentara IDF (Israel Defense Force) zionis Israel di dekat Kota Gaza pada Jumat (22/12/2023) waktu setempat.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Issam Al Mughrabi (56) yang bekerja sebagai pejabat Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) selama tiga dekade, tewas bersama istri dan anak-anaknya dalam serangan udara Israel pada hari Jumat. ‘’Selama hampir 30 tahun, Issam telah bekerja dengan UNDP melalui Program Bantuan untuk Rakyat Palestina,’’ kata administrator UNDP, Achim Steiner dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Aljazeera. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Ternyata Kelompok Yahudi Ini Sudah Rancang Ritual Sapi Merah Sedemikian Rupa

Tentara zionis Israel yang kini dikenal dengan julukan ‘Tentara Popok’ (IDF – Israel Diapers Force), terus membunuhi warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan. Mereka juga membunuhi petugas-petugas internasional dan juga jurnalis.

Steiner menyebut hilangnya Issam dan keluarganya sangat mempengaruhi seluruh keluarga besar PBB. Dan, ia menekankan bahwa PBB dan warga sipil di Gaza bukanlah target.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Kepala Badan Kesehata Dunia PBB (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, juga mengecam Israel yang mengincar petugas PBB sebagai target. Lewat postingan di X, Ghebreyesus menyebut pejuang kemanusiaan tidak boleh menjadi korban dan menyerukan gencatan senjata.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Alasan 3 Negara Barat Ini Akui Palestina Sebagai Negara dan Reaksi Zionis Israel 

Sejak Perang Gaza pecah pada 7 Oktober, sebanyak 136 anggota staf PBB telah terbunuh. Sekjen PBB, Antonio Guterres, mengatakan bahwa sepanjang sejarah PBB, belum pernah menyaksikan kematian staf mereka dalam jumlah sebesar itu.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

‘’Sebagian besar staf kami terpaksa meninggalkan rumah mereka,’’ tambahnya dalam postingan di X dengan memberikan penghormatan kepada anggota PBB yang bekerja di Gaza.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi