HARIANACEH.co.id|Banda Aceh – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Putra Malaysia (UPM).
Kegiatan penandatanganan MoU ini dilaksanakan di kampus Fakultas Perubatan Veterinair (FPV) UPM, yaitu di Selangor, Malaysia pada Jumat, tanggal 5 Januari 2024.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa melalui penandatanganan MoU untuk kerja sama internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat persiapan membawa USK menuju world class university (WCU). Apalagi sebagaimana diketahui Universiti Putra Malaysia (UPM) telah menduduki peringkat ke-158 terbaik dunia dalam QS World University Rankings 2024.
Rektor USK juga memaparkan sejumlah keunggulan yang diraih USK hingga tahun 2023, di antaranya seperti peningkatan jumlah guru besar, kontribusi hasil penelitian dosen bagi masyarakat dan perkembangan pusat riset, serta peningkatan kerja sama internasional.
“Melalui kerja sama dengan UPM, kita mengharapkan akan terjadi interaksi yang saling memperkuat rekognisi international bagi kedua Universitas,” ucap Rektor.
Pihak UPM pada kesempatan tersebut menyampaikan selamat datang dan berterima kasih atas kesediaan Rektor USK datang ke UPM untuk penandatanganan MoU. Mereka berharap agar implementasi dari program kegiatan yang disebutkan dalam MoU dapat segera dilaksanakan.
Untuk itu sebagai tindak lanjutnya diharapkan semua fakultas dan program studi terkait di bawah UPM dan USK dapat segera menjalin komunikasi secara khusus dan terfokus hingga melahirkan kesepakatan pelaksanaan kegiatan ke depan.
Pada kunjungan ini Rektor USK di dampingi Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) USK, drh. Teuku Reza Ferasyi, MSc., PhD. Saat penandatangan MoU tersebut telah ditindaklanjuti dengan penandadatangan kesepakatan Tentative Indication Workplan Year 2024, antara dekan FKH USK dengan Dekan FPV UPM dan FPV Universiti Malaysia Kelantan (UMK).
Dekan FKH USK menyampaikan bahwa sebelum MoU ini ditandatangani, sebenarnya antara para pihak sudah mulai melakukan kerja sama. Di antaranya seperti kunjungan dosen dan pertukaran mahasiswa ke masing-masing fakultas. Diharapkan ke depan kegiatan Kerjasama FKH USK dengan FPV di Malaysia semakin meningkat dan berkembang.
Selain penandatanganan MoU dengan UPM, Rektor USK juga berkesempatan bertemu dengan Wakil Duta Besar Republik Indonesia, Rossy Verona dan Atase Pendidikan dan kebudayaan KBRI, Prof, Dr. Muhammad Firdaus, SP, MSi di Gedung Kedutaan Besar. Pada kesempatan tersebut telah dilakukan pembicaraan terkait dengan penguatan dukungan KBRI untuk sejumlah kerjasama yang telah berlangsung antara USK dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Malaysia. Selain itu juga dukungan untuk memperluas jejaring pemasaran produk iptek dari USK ke Malaysia.





























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia