Jumat, 19/04/2024 - 15:37 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Hadiri Acara Perdamaian Dunia di UEA, Wapres Sebut Indonesia jadi Contoh Negara Toleran

ADVERTISEMENTS

Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin (kiri) usai menghadiri ulang tahun ke lima Majelis Ukhuwah Insaniyah Persaudaraan Kemanusiaan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Ahad (4/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

ABU DHABI — Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, hari ini, Ahad (4/2/2024) menghadiri ulang tahun Majelis Ukhuwah Insaniyah Persaudaraan Kemanusiaan di Abrahamic Family House di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ma’ruf menyebut persaudaraan ini diinisiasi oleh Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dalam rangka membangun persaudaraan antara negara di dunia.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Pada momentum peringatan HUT ke lima Majelis Ukhuwah Insaniyah Persaudaraan Kemanusiaan  ini, menurut Ma’ruf perlu menjadi momen untuk turut mendorong perdamaian di dunia. Terutama di negara-negara konflik yang masih terjadi perang seperti di Ukraina dan di Palestina.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Cerita Horor di Crocus City Hall

“Peluang terjadinya konflik masih terjadi. Kita ketahui masih terjadi perang di Ukraina dan Palestina,” kata Ma’ruf, di Hotel Conrad, Abu Dhabi.

Ma’ruf menilai dalam hubungan antara negara di dunia, banyak perbedaan pemikiran, perbedaan agama dan lain-lain sebagainya. Untuk itu posisi Majelis Ukhuwah Insaniyah Persaudaraan Kemanusiaan  ini kata dia sangat penting supaya mampu meredakan konflik dan mencegah konflik antar negara di dunia.

Ma’ruf menambahkan posisi Indonesia dalam forum ini cukup memiliki nilai tawar karena mampu menjadi contoh toleransi keberagaman, terutama keragaman umat beragama.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Eratkan Belt and Road Initiative, Fokus Utama Kunjungan Menlu China

Dan keberhasilan Indonesia dalam menjaga perdamaian dalam keberagaman kata Ma’ruf berkat kontribusi dua organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Di mana dua ormas tersebut dinilai Ma’ruf selalu mengedukasi umat beragama tentang toleransi dan sikap moderat. 

“Dan kita pada tahun ini bersyukur karena Indonesia dianggap punya dua organisasi besar yang berperan besar dalam rangka membangun toleransi dan eksistensi secara damai yaitu NU dan Muhammadiyah,” ucap Ma’ruf.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi