Minggu, 14/04/2024 - 20:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Pemerintah Punya Sederet Program untuk Turunkan Kasus Stunting

ADVERTISEMENTS

Dalam upaya menurunkan prevalensi (angka kejadian) stunting, pemerintah Indonesia telah mencanangkan sejumlah program.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 JAKARTA — Dalam upaya menurunkan prevalensi (angka kejadian) stunting, pemerintah Indonesia telah mencanangkan sejumlah program. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai kurangnya tinggi badan.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, Senin (5/2/2024), pemerintah telah menggencarkan intervensi spesifik untuk mengatasi stunting. Terdapat 11 jenis intervensi spesifik untuk mencapai target penurunan stunting pada 2024.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

Diketahui bahwa angka stunting di Indonesia telah mengalami penurunan, yakni dari 24,4 persen pada 2021 menjadi 21,6 persen pada 2022. Di tahun 2024, pemerintah menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen dengan adanya pelaksanaan intervensi spesifik.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Adapun 11 intervensi spesifik yang dirancang Kemenkes antara lain skrining anemia, konsumsi tablet tambah darah (TTD) remaja putri, dan pemeriksaan kehamilan (ANC). Dilakukan pula konsumsi tablet tambah darah ibu hamil dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil kurang energi kronik (KEK).

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
Berita Lainnya:
Dokter Ungkap Alasan Osteoporosis Sering Disebut Silent Killer

Selain itu, pemerintah menggencarkan pemantauan pertumbuhan balita di berbagai daerah, anjuran pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, pemberian MPASI kaya protein hewani bagi anak di bawah dua tahun, tata laksana balita dengan masalah gizi, dan peningkatan cakupan dan perluasan imunisasi. Digagas juga edukasi remaja ibu hamil dan keluarga.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa 11 program intervensi spesifik itu diarahkan pada dua fase pertumbuhan. Fase pertama yakni saat ibu mengandung atau sebelum melahirkan, sementara fase kedua yang dimaksud adalah sesudah ibu melahirkan, yang utamanya menyasar pada bayi usia 0-24 bulan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal
Berita Lainnya:
Bali Raih Prevalensi Stunting Terendah se-Indonesia

Kedua fase itu diutamakan sebab menjadi determinan terhadap stunting yang paling tinggi. Artinya, penyebab tingginya stunting ada di fase-fase tersebut. Sementara, apabila anak sudah diketahui mengalami stunting, harus ditangani oleh dokter anak di rumah sakit daerah.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Menkes menganalogikan stunting seperti kanker dengan sejumlah stadium. Sebelum masuk ke kondisi stunting, akan melewati empat stadium. Stadium satu yaitu weight faltering atau berat badan tidak naik. Stadium dua yaitu underweight atau berat badan kurang. Stadium tiga malnutrition atau gizi kurang, dan stadium empat adalah gizi buruk. “Jangan biarkan anak-anak kita melewati stadium weight faltering dan underweight karena kalau sudah stunting akan susah sembuh,” ucap Budi.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

 

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi