Senin, 15/04/2024 - 19:35 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Menkop Ajak Perempuan Pelaku UMKM Fokus pada Sektor Produksi Pangan

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar fokus pada berbagai sektor produktif termasuk pangan. Mengingat saat ini sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan masih didominasi oleh kaum laki-laki.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Teten menyebutkan, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) melakukan survei bersama Google dan Grab. Hasilnya, tingkat produktivitas perempuan lebih tinggi dari laki-laki.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Sayangnya, kata dia, rata-rata usaha perempuan lebih rendah dibanding milik laki-laki. Maka, perempuan masuk di wilayah tidak produktif atau skala perumahan, bukan masuk di teknologi produksi.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah

“Perlu usaha bagi perempuan agar melirik sektor produktif nasional,” ujar Teten dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (10/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Jelang Mudik, KAI Ingatkan Kembali Larangan Merokok di Atas Kereta

Ia menegaskan, sektor UMKM dapat menjadi pintu masuk perempuan agar lebih berdaya. Tercatat dari laporan UN Women 2023, satu dari tiga UMKM di dunia dimiliki oleh perempuan. Bahkan sekitar 64 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Sementara dari data Global Entrepreneurship Monitor 2022, Indonesia termasuk di antara empat negara dengan tingkat total aktivitas kewirausahaan perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Pada sektor pertanian dan perikanan menghasilkan sumberdaya yang dapat diperbaharui, produktif sepanjang tahun dan tren kebutuhannya terus meningkat.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Pada 2018 Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat, konsumsi ikan dunia diperkirakan 20 persen lebih tinggi pada 2030. Lalu pada 2012, data FAO menunjukkan, kebutuhan pangan dunia diperkirakan 60 persen lebih tinggi pada 2050.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal
Berita Lainnya:
Menkop UKM Minta Bengkel Diedukasi Produk Knalpot Terstandar

“Pertanian dan perikanan merupakan bagian dari sektor ekonomi hijau. Ini berpotensial dalam menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan dan lapangan kerja yang inklusif,” jelas dia.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Sebagian besar perdagangan dan ekspor produk pertanian dan perikanan masih dalam bentuk non-olahan. Sebagai contoh rumput laut, ekspor Indonesia terbesar di dunia. Hanya saja, sambung Teten, sekitar 93 persen masih dalam bentuk nonolahan.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

“Hilirisasi komoditas unggulan lokal (seperti pangan) dapat menjadi peluang untuk UMKM perempuan agar semakin bertumbuh dan berdampak,” kata dia.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

 

ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi