Kamis, 29/02/2024 - 03:02 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tiba-tiba Prabowo Kritik Praktik Koncoisme: Kamu Anak Siapa, Ponakannya Siapa

ADVERTISEMENTS

Pada pidato wisuda di Universitas Pertahanan (Unhan), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan kritiknya terhadap praktik yang tidak baik dalam promosi dan pemberian penghargaan di banyak tempat di negara ini. Praktik yang tidak baik itu dia sebut dengan istilah ‘koncoisme’ dan faktor ‘koneksi’.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Hal ini disampaikan Menhan Prabowo di sidang senat terbuka wisuda sarjana, magister, dan doktor Unhan, di Aula Merah Putih Unhan, Sentul, Bogor, Senin (12/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

“Kalau negara kita mau maju, mau hebat (maka) yang dihormati, yang dihargai, yang harus segera dipromosikan perlu segera diberi penghargaan (adalah) mereka yang berprestasi. Kita harus menuju ke arah merit system,” kata Prabowo.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Masyarakat Diajak Ikut Mengurangi Jejak Karbon di Car Free Day

‘Merit system’ atau ‘sistem merit’ adalah sistem yang menjadikan kompetensi dan prestasi sebagai pertimbangan utama dalam manajemen sumber daya manusia. Ada pula istilah meritokrasi, sistem yang memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan berdasarkan kekayaan, senioritas, dan sebagainya. Lawan dari merit system adalah ‘koncoisme’ dan pertimbangan faktor ‘koneksi’ sebagaimana yang disebut Prabowo.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“Kebiasaan kita adalah nanti koneksi, koncoisme, kamu anaknya siapa, kamu ponakannya siapa, dan sebagainya,” kata Prabowo mengkritik.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Telkomsel Raih Gelar Best Mobile Coverage dan Fastest Mobile Network dari Ookla® Speedtest

Namun Prabowo bersyukur, di Unhan tidak ada koncoisme dan faktor koneksi seperti itu. Unhan menerapkan meritokrasi. Prabowo meminta tradisi ini diteruskan oleh Unhan. Dengan meritokrasi, orang-orang yang tidak berprivilese dapat meraih prestasi karena faktor kemampuannya, bukan faktor lain.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Ada anaknya petani, ada anaknya pekerja pelabuhan, ada anaknya penjual bakso di pasar. Ini membanggakan hati saya, membesarkan hati saya. Ini adalah Indonesia yang kita cita-citakan,” kata Prabowo.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi