Rabu, 24/04/2024 - 10:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIENERGI

Pemerintah Janji Tebar Insentif dan Kemudahan di Blok Jumbo Indonesia Timur

ADVERTISEMENTS

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menjelaskan skema penyaluran subsidi LPG dan Solar tahun 2024, Selasa (16/1/2024)

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

JAKARTA — Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan pemerintah akan memberikan insentif khusus dan mengakomodir kebutuhan investor yang memang berminat mengambil beberapa blok migas jumbo, khususnya di Indonesia Timur.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Ada, kalau Blok Warim iya. Kita akan duduk bareng dengan yang berminat. Bagaimana ekonomisnya, kira kira apa yang dibutuhkan. Kita akan serius dalam hal itu,” kata Tutuka di LEMIGAS, Selasa (20/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Ekspansi Global, PIS Tambah Tiga Tanker Baru

Tantangan pengembangan Blok Warim saat ini adalah minimnya infrastruktur. Kata dia, medan yang di pedalaman dan minimnya infrastruktur membuat investasi semakin besar.

ADVERTISEMENTS

“Memang costly sekali karena infrastrukturnya belum ada. Jadi kalau ada yang berani kita sih terbuka saja,” kata Tutuka.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

 

Opsi untuk mendelegasikan Pertamina menggarap Blok Warim pun kata Tutuka tidak mungkin. Kata dia, Pertamina perlu menggandeng perusahaan migas lain yang memiliki kapasitas investasi yang besar.

“Pertamina misalnya nggak berani sendiri, berani sama orang lain silahkan, pertamina nggak mau dan yang lain mau silahkan,” kata Tutuka.

Berita Lainnya:
BNI Sekuritas Sarankan Sisihkan Dana THR untuk Investasi di Saham

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat lima wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) dalam penawaran WK migas tahun 2023 belum laku. Blok migas yang belum laku tersebut di antaranya merupakan blok ‘raksasa’ yakni Natuna D-Alpha, Akimeugah I dan Akimeugah II atau disebut Blok Warim.

Blok Warim sendiri merupakan lapangan migas yang memiliki potensi yang besar. Diperkirakan memiliki potensi 25.968 juta barel minyak (MMBO) dan 47,27 triliun kaki kubik gas (Tcf).

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi