Rabu, 17/04/2024 - 06:44 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Kasus Geng Tai: Bullying Berbeda dengan Ragging, Polisi Diminta Cermat

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyebut pihak kepolisian harus bisa membedakan antara tindakan bullying dan ragging. Hal itu terkait kasus AF, korban Geng Tai dari Binus School Serpong, Tangerang, Banten.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 

ADVERTISEMENTS

“Kekerasan siswa terhadap siswa lain tidak mutlak berupa bullying. Polisi patut mencermati secara spesifik, mana bullying dan mana ragging,” kata Reza dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
P2G: Tidak Wajibnya Ekstrakurikuler Pramuka Bagi Siswa Sesuai UU Pramuka

Menurut Reza, belum banyak masyarakat maupun lembaga negara yang akrab dengan istilah ragging. Jika bullying diterjemahkan sebagai perudungan, ragging belum ada sinonimnya dalam bahasa Indonesia.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

 

Reza menjelaskan, bullying dan ragging sama-sama tindak kekerasan. Sama-sama perilaku yang tidak baik.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Reza mengatakan, ragging adalah tindakan seorang anak atau siapapun dengan sengaja mendekati geng yang dikenal urakan agar bisa bergabung ke dalamnya. Anak tersebut tahu bahwa setiap anggota baru akan dikenai perlakuan tidak senonoh dan serbaneka kekerasan.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%
Berita Lainnya:
Kemenko PMK: Pramuka Jadi Pilihan Bagi Siswa, Wajib Bagi Sekolah

 

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Lantas, bergabunglah anak atau seseorang tadi ke dalam geng tersebut. Dia menjalani ritual atau seremoni kekerasan yang memang merupakan identitas atau budaya geng itu.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

 

“Kalau kronologinya sedemikian rupa, maka kekerasan yang menimpa anak tersebut tidak bisa serta-merta dikategori sebagai bullying. Itu ragging,” kata Reza.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi