Rabu, 17/04/2024 - 09:06 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Meski Bersifat Tak Mengikat, Ini Pentingnya Fatwa ICJ Bagi Isu Palestina

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Mahkamah Internasional (ICJ/International Court of Justice) selama sepekan terakhir ini menggelar estafet sidang untuk mendengarkan oral statement (pernyataan lisan) dari negara-negara anggota PBB. ICJ meminta masukan sebelum membuat advisory opinion (fatwa hukum) mengenai konsekuensi hukum pendudukan ilegal Israel atas Palestina. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

‘’Meskipun tidak mengikat, tetapi dalam dunia hukum internasional, advisory opinion ini adalah sebuah pendapat hukum ICJ yang dipakai sebagai referensi atau rujukan penting dalam menangani isu Palestina,’’ kata Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri RI, Amrih Jinangkung, dalam konferensi pers secara daring dari Den Haag, Belanda, Jumat (23/2/2024).

ADVERTISEMENTS

Amrih menjelaskan fatwa hukum ICJ yang nanti akan digunakan Majelis Umum PBB sebagai bahan untuk diskusi lebih lanjut dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina. Fatwa hukum tersebut akan membantu Majelis Umum PBB menyelesaikan kebuntuan yang menghambat proses perdamaian dengan menghadirkan unsur-unsur hukum tambahan untuk penyelesaian konflik secara menyeluruh.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Presiden Iran Serukan Tindakan Nyata untuk Hentikan Kejahatan Israel di Gaza

Fatwa hukum Mahkamah Internasional memang tidak ditujukan untuk mengambil kesimpulan akhir dari konflik Palestina-Israel, karena solusi konflik hanya dapat dilakukan melalui perundingan. Meski demikian, fatwa hukum ICJ akan mempermudah Majelis Umum PBB dalam mengambil sikap sesuai fungsinya terkait konflik Palestina-Israel.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Selain itu, Indonesia juga berpendapat bahwa advisory opinion dari ICJ tidak akan mengganggu atau merusak proses perdamaian Palestina dan Israel. Karena, menurut Amrih, saat ini memang tidak ada proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Berita Lainnya:
Pasukan Israel Bunuh Koordinator Bantuan Gaza

‘’Advisory opinion dari ICJ tidak akan mengganggu atau merusak proses perdamaian, mengingat Israel saat ini terus-menerus menghalangi disepakatinya solusi dua negara yang selama ini dinegosiasikan,’’ ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Selain Indonesia, sebanyak 51 negara dan tiga organisasi internasional juga berpartisipasi menyampaikan pandangan mereka di hadapan ICJ terkait advisory opinion ini. Di antara puluhan negara tersebut, sebanyak 38 negara tegas menyatakan bahwa pendudukan Israel atas Palestina adalah ilegal atau melanggar hukum internasional.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024
AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi