Senin, 22/04/2024 - 19:31 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

PBB Tolak Rencana Netanyahu untuk Jalur Gaza Pascaperang

ADVERTISEMENTS

NEW YORK – PBB menolak rencana resmi yang hendak diterapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Jalur Gaza ketika perang melawan kelompok Hamas usai. PBB menilai, rencana Netanyahu tersebut bertentangan dengan solusi dua negara.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

“Kami jelas telah melihat laporan-laporan tersebut. Pertama dan terpenting, perlu diulangi bahwa kami menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera, sekali lagi, akses kemanusiaan yang lebih besar dan pembebasan sandera segera dan tanpa syarat,” kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric kepada awak media di kantor PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Jumat (23/2/2024), dilaporkan Anadolu Agency.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Misi Iran untuk PBB Minta AS tak Ikut Campur dalam Konfliknya dengan Israel

Dia mengingatkan, solusi apa pun yang berkelanjutan untuk perdamaian jangka panjang harus berada dalam kerangka solusi dua negara Israel-Palestina. Artinya hal itu mencakup diakhirinya pendudukan Israel dan dilanjutkan dengan pembentukan negara Palestina yang independen serta berdaulat.

ADVERTISEMENTS

“Di mana Gaza merupakan bagian integralnya sejalan dengan hukum internasional, resolusi-resolusi PBB yang relevan, dan perjanjian bilateral yang ada,” ucap Dujarric.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Palestina juga telah menolak rencana resmi Netanyahu yang akan diterapkan di Jalur Gaza ketika perang dengan Hamas telah usai. Menurut Palestina, dengan adanya penolakan, hal itu berarti rencana Netanyahu bakal gagal atau tidak bisa dilaksanakan.

Berita Lainnya:
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Lanjutkan Perundingan Setelah Israel Bunuh Tiga Putranya

“Mengenai hari setelahnya (perang) di Jalur Gaza, Netanyahu menyampaikan ide-ide yang dia tahu sepenuhnya tidak akan pernah berhasil,” kata anggota Politbiro Hamas, Osama Hamdan, kepada awak media, dikutip laman Al Arabiya, Jumat.

Otoritas Palestina yang dipimpin Fatah juga menolak rencana Netanyahu. Juru Bicara Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh, mengatakan, gagasan Netanyahu untuk Gaza pasca-perang pasti akan gagal. “Jika dunia benar-benar tertarik untuk mendapatkan keamanan dan stabilitas di kawasan, dunia harus mengakhiri pendudukan Israel atas tanah Palestina dan mengakui negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” katanya.

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi