Jumat, 19/04/2024 - 04:45 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

VinFast Bangun Fasilitas Kendaraan Listrik Terintegrasi di India

ADVERTISEMENTS

Pekerja merakit mobil di pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam, Jumat (29/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

JAKARTA — Perusahaan kendaraan listrik Vietnam, VinFast, akan melakukan peletakan batu pertama untuk lokasi produksi kendaraan listrik terintegrasi di kota Thoothukudi, negara bagian Tamil Nadu, India, pada 25 Februari ini.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Langkah tersebut merupakan langkah signifikan menuju kemitraan strategis antara VinFast dan Tamil Nadu yang berkontribusi dalam mendorong pengembangan transportasi ramah lingkungan di India dan kawasan sekitarnya. Kemitraan antara VinFast dan Tamil Nadu dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 6 Januari lalu.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Penggunaan SPKLU di Jakarta Meningkat Selama Libur Lebaran

Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mencapai komitmen sebesar 500 juta dolar AS (sekitar Rp 7,8 triliun) untuk tahap pertama fasilitas kendaraan listrik terintegrasi. Komitmen tersebut akan berlangsung selama lima tahun sejak dimulainya penandatanganan kemitraan.

Kerja sama dengan India menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi global VinFast untuk merambah ke salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia dan pasar kendaraan listriknya yang sedang berkembang. Acara peletakan batu pertama pabrik manufaktur kendaraan listrik yang hanya sebulan setelah pengumuman MoU dengan Tamil Nadu sekaligus menegaskan tekad kuat dan kecepatan peluncuran VinFast dalam rencana ekspansi globalnya.

Berita Lainnya:
Saling Bersaing Pasar Mobil Listrik, Ini Perbandingan Tesla dan Pesaingnya BYD

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Fasilitas manufaktur kendaraan listrik yang terintegrasi diproyeksikan akan menciptakan sekitar 3.000 hingga 3.500 lapangan kerja lokal. Hal ini tidak hanya memenuhi tujuan pembangunan di pasar India, tetapi juga melayani ekspor ke negara-negara Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika.

Selain itu, proyek itu akan menjadi katalisator pembangunan transportasi ramah lingkungan di India, sehingga berkontribusi dalam mewujudkan target pemerintah India untuk menjadikan 30 persen mobil pribadi yang baru terdaftar sebagai kendaraan listrik.

 

sumber : ANTARA/VNA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi