Jumat, 19/04/2024 - 03:19 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Gen Z Sering Bicarakan Masalah Keuangan di Tiktok, Hati-Hati Jadi Korban Produk Influencer

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Media sosial TikTok penuh dengan video di mana anak-anak muda mengeluh bahwa kenaikan harga sewa yang tiba-tiba, tagihan belanjaan yang terlalu tinggi, dan kenaikan gaji yang minim membuat mereka merasa terjebak. Mereka mengeluhkan keuangan mereka kepada siapa saja yang mau mendengarkan, namun hal ini bisa menimbulkan konsekuensi. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Jareen Imam, seorang pencipta dan eksekutif media yang membuat konten tentang uang dan pekerjaan, mengatakan kepada Business Insider bahwa TikTok telah menormalisasi seberapa terbuka orang berbicara tentang keuangan, itulah sebabnya curahan hati ini terjadi. Dia menuturkan ada sesuatu yang rentan dalam membagikan kisah uang Anda secara daring, terutama melalui video. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Ini hampir terasa seperti pengakuan dosa,” ujar Imam, dilansir Business Insider India, Senin (26/2/2024). 

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Respons Atalia Praratya Tentang Hijab Zara Banjir Pujian, Tapi Kaget dengan Hal Ini

Menurut Imam, penonton yang terlibat dengan cerita dan mendiskusikan pengalaman-pengalaman mereka sendiri membuat orang merasa dihargai. 

 

“Sungguh melegakan melihat orang-orang yang berada dalam situasi keuangan yang sama dengan Anda, dapat memotivasi dan menguatkan mengetahui bahwa Anda tidak sendirian,” kata dia. 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Markia Brown, seorang konselor keuangan terakreditasi, pendidik keuangan, dan pencipta TikTok dengan lebih dari 200.000 pengikut, mengatakan kepada BI bahwa TikTok juga membantu orang menemukan orang lain yang mungkin mengalami kesulitan keuangan yang sama. 

“Ini bisa menjadi perjalanan yang sangat terisolasi jika Anda tidak memiliki orang-orang yang mendukung Anda secara fisik, atau jika keluarga Anda tidak memiliki pengalaman tersebut,” ujar Brown. “Jadi hal ini membantu menciptakan rasa kebersamaan yang diperlukan banyak orang untuk melakukan perubahan-perubahan tertentu.”

Berita Lainnya:
Gejala Penyakit Jantung Bukan Hanya Nyeri Dada, Tandanya Juga Terlihat di Kaki-Jari Kaki

Namun, Brown memperingatkan, tidak semua orang yang menghubungi Anda mengutamakan kepentingan Anda. TikTok penuh dengan penipu, katanya, yang mungkin mencoba mendorong Anda ke produk yang akan memberi mereka gaji tetapi tidak menguntungkan Anda dengan cara apa pun. 

Imam juga menuturkan media sosial juga memiliki kecenderungan untuk memutarbalikkan kenyataan, terutama jika menyangkut masalah uang. Dengan banyaknya influencer kaya dan orang-orang yang mengaku menghasilkan jutaan, sulit untuk tidak membandingkan gaya hidup. Hal ini dapat menyebabkan kecemburuan finansial dan kecemasan terhadap uang, kata Imam, serta sesuatu yang disebut “dismorfia uang”. 

Dismorfia uang adalah isu yang….

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi