Rabu, 17/04/2024 - 07:05 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Ada Tambahan Impor Beras 1,6 Juta Ton, Ini Alasan Badan Pangan

ADVERTISEMENTS

 DEPOK — Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan, tambahan impor beras sebanyak 1,6 juta ton bertujuan untuk mencegah risiko kekurangan beras.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Kenapa 1,6 juta (ton) tambahan, ini yang namanya early warning system. Jangan sudah kejadian (beras langka), kita tidak punya stok atau baru nyari-nyari. Nanti harga beras yang di dunia itu angkanya akan tinggi,” ujar Arief di Depok, Jawa Barat, Selasa (27/2/2024).

ADVERTISEMENTS

Arief menyampaikan, pemerintah harus memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) untuk mencegah kelangkaan, baik yang disebabkan oleh ancaman cuaca maupun produksi dalam negeri yang terganggu oleh hama. Arief menyebut, antisipasi kelangkaan beras tidak bisa dilakukan secara mendadak, dibutuhkan persiapan hingga tiga bulan ke depan.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
BRI Catat Penjualan SR020 Capai 200 Persen dari Target

Oleh karenanya, rencana impor beras menjadi langkah mitigasi untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri yang mencapai 2,5 juta ton per bulan. Namun demikian, importasi beras tidak akan merugikan produksi lokal. Menurut Arief, beras yang didatangkan dari luar negeri telah disesuaikan dengan jumlah kekurangan antara produksi dan konsumsi nasional.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

 

Bapanas juga telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan prediksi cuaca karena berhubungan langsung dengan musim panen raya.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

“Importasi yang dilakukan pemerintah adalah importasi yang terukur, sehingga kita juga harus jaga di tingkat petani dengan baik ya, hulu dan hilir. Kalau Pak Presiden (Joko Widodo) pesannya harus dijaga dengan baik,” kata Arief.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal
Berita Lainnya:
Komisi VII DPR Minta Alokasi dan Harga Gas untuk Industri Pupuk Jadi Prioritas

Sementara itu, untuk menggenjot produksi beras dalam negeri, Presiden Joko Widodo telah menyetujui penambahan pupuk subsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong produktivitas pangan.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

“Selain itu, perlu dibangun sumur bor untuk air. Jadi mau El Nino, tidak ada hujan, sawahnya tetap ada airnya. Jadi kegiatan-kegiatan ini memang harus dikerjakan, harus dimulai,” ucap Arief.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

sumber : Antara

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi