Senin, 22/04/2024 - 20:35 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Anak Sering Minta Dipijat, Waspadai Jantung Reumatik

ADVERTISEMENTS

JAKARTA — Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Dyahris Koentartiwi mengimbau orang tua untuk mewaspadai anak yang sering minta dipijat. Pasalnya bisa jadi itu salah satu tanda penyakit menuju jantung reumatik.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

“Hati-hati kalau ada anak-anak sering minta dipijat. Soalnya, kadang-kadang itu (terjadi) yang namanya poliartritis migran, atau nyeri sendi yang berpindah-pindah, terutama sendi besar,” katanya dalam diskusi penyakit jantung pada anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (27/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Dyah mengatakan, keluhan pegal tersebut biasanya terjadi pada lutut, pergelangan tangan, dan siku, dan kerap disertai dengan nyeri dada. Meski demikian, ia menyebutkan hal tersebut tidak selalu berarti tanda dari penyakit poliartritis migran, sebelum menuju jantung reumatik.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Studi: Tingkat Pendidikan Orang Tua Pengaruhi Keoptimalan Pengasuhan Anak

“Walaupun tidak semuanya begitu, tapi paling tidak kita bisa sedikit waspada, kalau ada anak yang sudah agak besar, kok mengeluh nyeri dada, kok mengeluh berdebar-debar, sama minta dipijat, terus padahal tidak ada apa-apa, itu mungkin bisa untuk diajak ke dokter umum dulu yang terdekat,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Pada penderita penyakit jantung reumatik, kata Dyah, tidak ada pantangan terhadap jenis makanan apapun. Meski demikian, jika anak yang menderita penyakit tersebut mengalami gagal jantung, maka hendaknya anak tersebut mengonsumsi makanan yang rendah garam untuk memulihkan jantungnya.

Berita Lainnya:
Wanita Menopause Rutin Minum Air Jahe, Aman Nggak Ya?

“Dan kalau dia sudah mengalami penyakit yang berat, kemudian dioperasi, kan nggak boleh makan sayur-sayur hijau, nanti mengganggu penyerapan dari obat,” ucapnya.

Selain itu, sambung Dyah, penderita jantung rematik hendaknya tidak melakukan olahraga berat, karena biasanya penderita penyakit tersebut juga memiliki penyakit poliartritis migran yang membutuhkan waktu istirahat lebih lama untuk memulihkan persendiannya.

“Satu setengah bulan, nggak boleh digerak-gerakkan, istirahat total. Jadi individual ya, mungkin dia jadi nggak bisa disamakan per pasien. Jadi lebih baik berkonsultasi ke dokter anak jantung masing-masing,” ujarnya.a

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi