Senin, 22/04/2024 - 18:39 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Qatar Terus Dorong Gencatan Senjata Sebelum Awal Ramadhan.

ADVERTISEMENTS

AS kembali memveto resolusi DK PBB soal gencatan senjata di Gaza.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

DOHA — Qatar berharap kesepakatan gencatan senjata di Gaza dapat tercapai sebelum Ramadhan. Hal ini disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, Selasa, (27/2/2024). Qatar, yang menjadi tuan rumah biro politik Hamas, telah menjadi mediator utama dalam negosiasi yang melibatkan militan Palestina, Israel, Amerika Serikat, dan Mesir. “Kami tetap berharap, belum tentu optimistis, bahwa kami dapat mengumumkan sesuatu hari ini atau besok, namun kami tetap berharap bahwa kami dapat mencapai semacam kesepakatan,” kata al-Ansari, dikutip Alarabiya. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Jelas, ia mengatakan, Ramadhan akan menjadi titik perselisihan, ini akan menjadi titik konfrontasi, tapi pihaknya akan terus mendorong jeda sebelum awal Ramadhan. Al-Ansari berbicara setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan gencatan senjata baru dan pembebasan sandera dapat dimulai segera pada Senin, menjelang bulan suci umat Islam yang akan dimulai sekitar 11 Maret 2024.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Malaysia Sambut Baik Langkah ICJ Hentikan Genosida di Gaza

“Sampai saat ini kami belum mencapai kesepakatan, kami masih melakukan negosiasi di semua sisi,” kata al-Ansari. Perang udara, darat dan laut Israel melawan Hamas sebagai pembalasan atas serangan mematikan pada 7 Oktober 2023 dan telah menewaskan sedikitnya 29.878 orang. 

ADVERTISEMENTS

Jeda selama satu pekan dalam pertempuran di bulan November menyebabkan lebih dari 100 sandera dibebaskan, termasuk 80 warga Israel yang dibebaskan dengan imbalan sekitar 240 warga Palestina yang dipenjara di Israel.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Australia Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel

Mediator Mesir, Qatar dan AS bertemu di Doha pada Ahad (25/2/2024). untuk melakukan pembicaraan yang juga dihadiri oleh perwakilan Israel dan Hamas, kata media Mesir yang memiliki hubungan dengan pemerintah. Pembicaraan di Doha merupakan kelanjutan dari pertemuan di Paris, tanpa Hamas. “Di mana para perwakilan “mencapai pemahaman di antara mereka berempat tentang seperti apa bentuk kesepakatan penyanderaan untuk gencatan senjata sementara,” kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan kepada CNN.

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi