Selasa, 21/05/2024 - 23:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Ukraina Kecam Ucapan Kibarkan Bendera Putih dari Paus Fransiskus

A handout photo made available by the National Police of Ukraine, shows the site of a shelling on a residential building in Selidove city of Donetsk area, Ukraine, 14 February 2024 amid the Russian invasion. At least three people were killed and another 12 were injured following a Russian strike on a five-floor residential building, and a part of a civilian hospital according to the State Emergency Service. according to the State Emergency Service.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 ISTANBUL — Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada Ahad (10/3/2024) mengecam pernyataan Paus Fransiskus supaya Ukraina “berani mengibarkan bendera putih” untuk berdamai dengan Rusia. Ucapan Paus yang disampaikan dalam wawancara dengan media Swiss RSI tersebut dianggap menyiratkan supaya Ukraina menyerah di tengah upayanya menahan serbuan tentara Rusia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Timur

“Orang yang paling kuat adalah mereka yang dalam sebuah pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, berdiri di sisi kebaikan daripada berusaha memosisikan keduanya setara dan menyebutnya ‘negosiasi’,” ucap Kuleba melalui akun media sosialnya di X.

Kuleba mendorong supaya Paus tidak mengulangi kesalahan masa lalu dan terus mendukung Ukraina serta rakyatnya dalam perjuangan yang adil demi nyawa mereka.

“Terkait bendera putih, kami tahu strategi Vatikan ini sejak paruh pertama abad ke-20,” kata dia, yang tampaknya mengungkit kolaborasi antara sejumlah pihak di Gereja Katolik dengan Nazi Jerman di era Perang Dunia II.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Dilantik, PM Wong Janji Libatkan Generasi Muda Singapura

Meski demikian, Menlu Ukraina juga berterima kasih kepada Paus Fransiskus atas doa-doanya untuk perdamaian, khususnya bagi Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Kami juga terus berharap bahwa setelah dua tahun perang yang menghancurkan di jantung Eropa, Sri Paus berkenan melakukan kunjungan apostolik ke Ukraina untuk mendukung lebih dari sejuta umat Katolik Ukraina, lebih dari lima juta umat Katolik Yunani, seluruh umat Kristen, dan seluruh rakyat Ukraina,” kata Kuleba.

Sementara itu, sejumlah pemimpin Eropa juga mengkritik pernyataan Paus Fransiskus, termasuk keengganannya mengecam Rusia yang menyerang Ukraina lebih dari dua tahun lalu.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi