Rabu, 29/05/2024 - 07:20 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Masyarakat NTT Diminta Waspada Hujan dan Angin Hingga 25 Maret

Ilustrasi. Warga melintasi banjir yang menggenangi permukiman di Kota Kupang, NTT.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

KUPANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi hujan dan angin kencang hingga 25 Maret 2024.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Waspada hujan sedang hingga lebat dan angin kencang disertai petir,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek di Kupang, Selasa (19/3/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Ia mengatakan hal tersebut disebabkan masih terdapat Siklon Tropis Megan yang diprakirakan bergerak ke arah Selatan-Barat Daya Australia menjauhi wilayah Indonesia sehingga membentuk daerah perlambatan, pertemuan, dan belokan angin.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Penampakan Surau Selamat dari Banjir Lahar Dingin Marapi dan Cafe Paling Romantis yang Porak Poranda

Kondisi itu mengakibatkan meningkatnya intensitas curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah di NTT. Sti mengatakan hujan intensitas sedang ditandai dengan curah hujan mencapai 20-50 mm per hari.

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Sedangkan hujan lebat dengan intensitas 50 hingga 100 mm per hari. Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada dengan cuaca ekstrem ini yang dapat mengakibatkan bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Jangan Lupa Payung dan Jas Hujan Ya Gaes, Hari Ini Diprediksi Hujan

Sti juga menyarankan warga untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan turun dengan durasi yang panjang. “Apalagi kalau warga bermukim di daerah tebing atau terjal, hati-hati dengan potensi longsor,” kata dia mengingatkan.

ADVERTISEMENTS

Adapun Gelombang Ekuatorial Rossby terpantau tidak aktif lagi. Selain itu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berada di posisi kuadran enam tapi tidak memberikan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia termasuk NTT.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi