Marhan yang mengenakan baju gamis syar’i berwarna abu-abu itu awalnya berjalan santai menuju Masjid Agung Rantauprapat.
Dirinya hendak menunaikan ibadah salat jumat di masjid yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara itu.
Namun, belum sampai gerbang masjid, langkah kakinya dihadang seorang petugas perempuan berpakaian batik dengan melebarkan kedua tangannya menghalau Marhan.
Meski Marhan sudah mendekapkan kedua tangannya, petugas tetap menghalanginya.
Marhan kemudian didorong ke arah ujung barisan warga yang tengah menunggu kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Meski mencoba berdiri dan berjalan ke arah masjid, terlihat seorang Polisi dan TNI mencoba mendesaknya.
Hingga akhirnya Marhan terjatuh diduga pingsan hingga harus digendong oleh seorang anggota berpakaian TNI.
Dalam video kedua, terlihat Marhan yang sudah dalam kondisi terbujur kaku di selasar rumah sakit.
Dalam video itu, terlihat sejumlah perempuan yang merupakan istri dan putri almarhum menangis histeris.
Tak jelas apa yang disampaikan oleh keluarga.
Postingan tersebut pun menuai kecaman dari masyarakat.































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…